Lukisan Senja (menjelang) Basah


Puisi ini ditulis oleh pada
30 June 2010 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Tetes aku bertetesan.
Hembus aku berhembusan.
Saat kulewati detak.

Meranggas ia meninggalkan dewa.
Di pinggir pilar ia bersinar mungil.

Semua berpacu.
Semua beradu.
Mengejar waktu yang tak pernah berhenti.

Di temaram senja telah kulukiskan.
Sebuah getar yang berwana jingga.
Di saat putaran roda menjelang tiba.

11 Nov 09
saat senja berhias mendung

http://sampiran.blogspot.com/

Torehan puisi-puisi lainya :

    Cinta diujung senja by Adi Jovetic (0 comments)
    Senja hari ini mengapa begitu berbeda tak tampak langit barat berarak merah pekat semua tertututp a …

    daun dan pena by dewa (1 comments)
    saat jiwa ini telah terlelah oleh dekapan sang malam di kala raga ini sendu oleh kenangan dari rindu …

    Merah Senja by anjasberguna (0 comments)
    Udara dingin menusuk tulangku yang tak lagi terbungkus sempurna Kilatan petir yang menyambar memudar …

    It’s a new day… by just_me (0 comments)
    Hey,,, Kau lihatkah aku di sini? Ditemani ombak berderu Menatapmu berlalu Ketika angin membasuh waja …

    Pengembaraan Maya by WebAdmin (4 comments)
    Ingin kemudian kurangkai kata Namun tinta penaku t’lah luruh mengering bersama duka Ingin kulukiskan …

    Kenapa (sadarkah) by Diggini (1 comments)
    Ketika musibah itu tiba ………. Bawah sadarku berkata.. dan bertanya. Apakah ini nyata…….. te …

    Bermain-main dengan Maut by autumnprintemps (0 comments)
    Tak tahu kapan datang Tapi selalu bermain dengannya Tak tahu kapan menjelang Tapi selalu mencari ala …

    Setitik Api Dalam Embun Malam by katjha (2 comments)
    Menetes titik air, jatuh pada kulit tangan sejenak terasa sepi dan dingin, kemudian terpikir semua i …

    Guinevere III by katjha (9 comments)
    Pada pandang mengayunkan langkah kaki, berkejaran dengan temaram senja. Lembayung merah membayang, l …

    Pengertian Sebatas Debu by omegachaos (0 comments)
    Berapa kali air mata ini mengukir Sebuah arti kata cinta Yang selalu terwakili kata frasa Dari kisah …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bunga Matahari

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Akhmad Syafruddin says:

    qu suka puisi puisi yang berteman
    Diambang sore….

Leave a Reply