maka ketika kuucapkan selamat tinggal, padamu kutanggalkan helaihelai rambut yang memutih. bukan melati, bukan arca malaikat tanpa hati atau kecupan sebilah belati. akulah manusia.
Sementara ditiaptiap tembok persimpangan, graffiti nama kita terukir begitu saja. entah siapa yang teriak, tibatiba serentak semua bergejolak. meski akhirnya cuma kita yang setia pada derik gerobak. sampah segala sumpah.
kemana lagi melarikan mimpi. mata, hari, hati terlalu gersang. tongtong sampah penuh deretan usang catatan pelajaran anakanak kecil bertema keadilan. Entah apa yang makna. Toh buku harian selalu sejelaga tungku batu bara. Mungkin kita yang masih enggan mengerti, menggali airmata di kurusetra masih terlalu tanpaarti.
hanya andai mungkin masih kita punya. tentang esok, apalagi bulan depan, sungguh aku tak tahu. Hari ini lilin belum habis membakar diri. Nanti malam, kita bangun lagi mimpimimpi. Sambil menghancurkan mimpi yang kemarin lusa tak habis kita tangisi.
tapi. aku pergi dulu. Jangan menunggudanmencari bila senja aku tak kembali. tidur, dan jelmakan mimpi kita esok hari. atau mungkin seabad lagi!
Similar Posts:
- Sampah by Bradley Setiyadi (2 comments)
- Kita semua tahu apa itu sampah Sesuatu yang tidak berguna Sesuatu yang sudah tidak terpakai Sesuatu …
- “Kemarin dan Esok” (sajak Ulangtahun buat Ulin) by ekonuryadi (0 comments)
- Nduk,…Kemarin datang selembar hari yang tercatat. …mungkin sudah lama sekali… bukan kemarin Ta …
- Ps : Vn by bangsyad (0 comments)
- andai cinta itu makna tak terpisah hati jiwa raga sentuh ujung sukma saat jiwa tak lagi berharta and …
- Puisi yang terbuang. . by onnyfp (0 comments)
- Ada seorang remaja. . Yang baru belajar sastra. . Ia tertarik akan puisi. . Dan ingin membuat sebait …
- antara dia dan kata “kembali” by dwiky arifian (2 comments)
- Sebahagian waktuku hilang, ini benar benar menghilang… ntah di mana,tapi aku mencoba untuk tenang.. …
- kekasih di seberang by puisi.indonezia.net (0 comments)
- kekasih di seberang jiwaku adalah jiwa seorang perindu yang teramat menginginkan kekasih kekasih, ba …
- elegi 2 wajah by chras dini sabewa (0 comments)
- siang di serambi balai pertemuan entah dimana di dunia mimpi atau di dunia fantasi atau di dalam buk …
- BIRU 3 by meadow (0 comments)
- Aku yakin kau setuju Seperti semuanya di tempat ini Di hadapan dinding-dinding ini Di sela deru nafa …
- Ku kira by WebAdmin (3 comments)
- “Ku kira” by Minar (jkt, 7 sept 2005) Ku kira cinta Ternyata sampah Ku kira kasih Ternyata duri Ku k …
- Mencatat Waktu by WebAdmin (1 comments)
- :asfinawati Aku sama sekali tak faham, Kepada siapa waktu berpihak….. Tapi, Tak perlu catatan apapun …


{ 3 comments… read them below or add one }
malam hening,kumenangisi hiduppku..tiada yang peduli..mengapa kujadi rapuh gontai langka ku letih dengan semua ujian didapan mata sahabat dimana kau ada,ketika kubutuh hadirmu
Sementara ditiaptiap tembok persimpangan, graffiti nama kita terukir begitu saja. entah siapa yang teriak, tibatiba serentak semua bergejolak. meski akhirnya cuma kita yang setia pada derik gerobak. sampah segala sumpah.
sungguh sangat menarik