February 2010

Elemen dalam duniaku

February 22, 2010

Hadirmu bagai angin Yang datang tuk segarkan hari-hariku Namun datang tuk sekejap saja. Hadirmu bagai air Datang tuk melegakanku Lalu kau mengalir kembali & meninggalkan aku. Hadirmu bagai tanah Yang menyuburkan ladang keceriaan di hatiku Kemudian banjir datang & membawanya pergi. Dan hadirmu bagai api Yang mencairkan hatiku yang tlah membeku Kemudian hujan datang tuk [...]

Read the full article →

Symphony Tanpa Nada “do”

February 22, 2010

Beranjak naik, mengalun kidung membebaskan bunyi dari makna. kemudian jeda sepi, merambat pelan terhenti, hening. teeng … riuh kembali, symphony beranjak memainkan nada..terus mengalun tanpa tanya, tanpa gamang. sampai sebuah saat sang pendengar berseru lirih “kenapa symphonimu tanpa nada do?” (Kepada Rendra;selamat jalan/Agustus 2009/Katjha)

Read the full article →