Tentang Sebuah Keindahan


Puisi ini ditulis oleh pada
22 January 2010 dengan 5 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (34 votes, average: 4.41 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

menari dan tertawa dalam hamparan rumput yang hijau..

memejamkan mata..

biarkan raga ini bergerak sesuka hatinya..

angin senja yang menata legak legok tarian keindahan..

burung senja pula yang menyanyikan lagu tentang keindahan..

damai..

sungguh damai..

ketika aku menari bersama senja..

perlahan aku lelah dgn tarian keindahan..

aku rebahkan tubuhku..

tenggelam dalam kasur rumput yang hijau..

dan sejenak aku mengatur nafasku..

deguban jantungku yg seirama nyanyian keindahan..

aku merasa damai..

sedamai mentari pagi..

saat itulah aku ingin sebuah masa..

saat itulah aku ingin sebuah waktu..

tak ingin sendiri menari dalam sebuah keindahan..

tak ingin sendiri merasakan sebuah keindahan..

aku ingin seseorang tahu keindahan ini..

aku ingin seseorang pula menari bersamaku dalam keindahan..

namun kuyakinkan diriku..

keindahan hadir kala hati risau..

namun kunyatakan diriku..

menari sendiri dalam keindahan itu hanya secuil kebahagiaan..

kembali aku membuka mata..

aku melihat awan serupa malaikat..

aku hanya bisa tersenyum kala melihat itu..

aku hanya bisa menangis bahagia kala merasakan damai ini..

aku hanya bisa tertawa saat aku sadar akan kesendirian ini..

terhenyak aku melihat pasangan kupu-kupu pelangi melintasiku..

membawa lebih sekedar pertanyaan dalam benakku..

membuatku iri melihat mereka..

mengindahkan pula perasaan ini..

masih dalam rebahan tubuhku dalam hamparan rumput yang hijau..

dan aku semakin aku ingin lelap tertidur dalam keindahan ini…

perlahan aku merasakan tangan yang memelukku..

hangat dan membuat jantungku berdegub kencang..

tak sedikitpun aku membuka mata ini..

dia yang memelukku..

dia yang terbaring disisiku..

memanggil namaku..

“Cakrawala…”

samar tapi pasti aku tahu suara itu..

samar tapi pasti aku tahu harum itu..

samar tapi pasti segera aku membuka mata ini dan menatap mata indahnya..

“kau yang kusebut Keindahan… hadir dalam lelapku.. tiadakah kesalahan..”

“kau yang kusebut Cakrawala.. tak ada kesalahan aku ingin membuatmu tersenyum..”

dan kusadari….

I’m not alone..
dan aku tersenyum indah..

Torehan puisi-puisi lainya :

    Lonely Road 0/10/10 by Just_ste (5 comments)
    sendiri.. terbenam dalam melody rerumputan padang hijau… dimana Sang Cakrawala senja sungguh pucat …

    Kupu Kupu Kertas dalam Senja Pantai Pasir Putih.. by Just_ste (0 comments)
    berjalan di tepi pantai.. menggengam tanganmu dengan penuh keyakinan.. saat itu pula buih putih meny …

    Bulat hijau… by Clare (0 comments)
    Bulat hijau balut merah semu Biji kuning, keras, patahkan tulang putih, Sumbat bidang panjang dalam …

    Aku dan harapan by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    aku menari dihalaman kelam menghibur hati yang dimana damai tak tersemai tak ada lantunan lagu tak p …

    Kobar Bunga Dalam Senja by omegachaos (0 comments)
    Pernahkah mencinta api? Yang kobarnya memerahkan senja Perciknya menggubah hangat Namun tiada pernah …

    TENTANG SEPI by Karuna (0 comments)
    sebuah delima berayun sendiri ditangkainya ketika angin tak bertiup seperti tatap mata kilat-pisaumu …

    Romansa Romanticist by Just_ste (0 comments)
    aku.. terpejam tenggelam dalam suci putih… tersenyum dalam damai yang terindah… sekelibat aroma …

    carilah sebuah cahaya by Just_ste (0 comments)
    Hidup itu ibarat ombak yang terus menerus menerjang karang Karang yang tegar adalah karang yang mamp …

    Sebelum kamu membuka matamu by Just_ste (0 comments)
    ada waktunya kamu mencoba berbicara sendiri dengan jiwa dan raga 1000 lebih hari telah kamu lewati 1 …

    SENDIRI by fatra mahayana (0 comments)
    Dalam jiwa yang sunyi, kutemui sebuah arti Dalam hening suara hati, kudapati kau ada disini. Saat wa …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (5)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. onnyfp says:

    bagus…
    itu saja…

  2. my love says:

    kira2 ada gk puisi tentang keindahan alam pantai ????

  3. willy says:

    lumayan keren ))):>

  4. Annisa says:

    ya bagus tapi…
    kok kyak ada yang kurang yha….????????

Leave a Reply