December 2009

Dia pergi

December 9, 2009

masih ku ingat senyumnya kemarin terkembang manis menghias tirus parasnya saat itu dia masih kumiliki sekarang ia menjadi milikNya rintik hujan menari di atas nisan mengiring kepergiannya….

Read the full article →

Dinding es

December 9, 2009

Dinding es Dingin Antara kau dan aku Yang buatku hanya diam membisu Hanya diam dan membeku

Read the full article →

December 9, 2009

ha.ha.ha 3 sorakan untukmu untuk kita berlayar tak pikirkan berlabuh mengepak ke batas terakhir semesta nenek moyangku seorang pelaut,mereka bilang heh,ganti slogan…nenek moyangku penipu dan berbaring membusuk pengembara udara,ya itu ku suka ke aku an jalin dgn biasa sambil sandang kotak sejuta mimpi selagi msh ada celah tuk rubah dunia pola 1 bait 4 baris [...]

Read the full article →

PUISI

December 9, 2009

pemabuk di pelukan pelacur jalanan tabungkan keping-keping dosa tuk akhir zaman gadis kecil berbusana bidadari sayu pada sorot mata tatap asa hari-hari sementara ribut-ribut di sana teriak-teriak jadi gila semarakkan amarah membara lawan…lawan…lawan terselip maksud tersembunyi tak ada juntrung berakhir buntung menghasut massa di songsong laras senapan dan 1 dinasti gila lalu di sudut-sudut berserak [...]

Read the full article →

kembali

December 9, 2009

sekian lama terpisah akhirnya jumpa kembali sekian lama hilang cinta masih di hati kini aku datang tetap dengan cinta yang dulu debaran yang sama kobaran asmara membara

Read the full article →

kau dan rasa ini

December 9, 2009

aku bukan penyair melihatmu, syair ku seolah menari dengan indah seperti setiap senyummu menatapmu buatku tak berdaya ingin berkata, ingin berteriak menyebutkan, mengungkapkan rasa ini. tapi rasa ini bukanlah cinta rasa sakit yang kau timbulkan sungguh menyiksa berat kehilanganmu, namun.. jika itu terbaik untukmu biarlah semua rasa sakit ini kuterima tanpa kau pernah tau aku [...]

Read the full article →