Submit web puisi anda ke direktori PUISI.org di SINI

Ga mau jadi kontributor, tapi ingin kirim puisi ? Kirim di SINI
Free blog @ Sajak.NET, silakan DAFTAR

Narasi Di suatu Pagi

by Bobby on December 21, 2009

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Dan bukan karna,hujan,angin ataupun kemarau
Pada peta perjalanan masa jahiliyah…
Saat khilafah perjuangkan rakyat jelata
Dan bukan karna,asa,siksa,ataupun jera
Malaikat memjelma bagai seorang peminta

Pagi, yang menghujamkan seribu bahasa
Dimulai saat ejaan kata tak lagi mengisyaratkan wacana
Tercucur sudah darah-darah mengalir di kediaman angan
Menghela nafas…
Embun terasa di kulit tangan..
Menyelinap butiran-butiran harapan
Pandanganku hanya tertuju pada langit…
Tentang keteguhan,moral yang seakan dapat di bayar
Nadi ku seakan merasuk otakku
Teduh dalam kiasan..
Sendu dalam lamunan..
Embun itu merasuk hatiku…
Apakah ini…bukan sekedar narasi
Ataukah persepsi..
Dari asa yang tertinggal…
Dari hati yang berbekal…
Pagi itu..hanya aku yang tau..
Bunga mekar menakjubkan…
Angin riang menyanyikan..
Embun datang menyerukan
Kar’na aku masih ada di suatu pagi
Kar’na aku masih bisa bermimpi…

Similar Posts:

    aku menemukan… by lyogi (3 comments)
    aku menemukan air mata dalam cinta mungkin untuk k …
    Pagi Sebuah Kerinduan by katjha (0 comments)
    Hening pagi ini kusambut bersama mataku yang mulai …
    Cinta Bagiku by hemas_moedzz (0 comments)
    bagiku cinta tu ga ada artinya, tai kucing cinta ! …
    Embun… by d_man (0 comments)
    embun dipagi hari menetes seperti tiada salah beni …
    Air Mata Merapi by kepala batu (0 comments)
    Aku budak-budak yang menzinahi nafsu Bukan malaika …
    Kecewa… by d_man (0 comments)
    Aku kecewa pada diriku sendiri Kecewa tidak bisa m …
    Tuhan…terlalu dalam luka ini by supernova (0 comments)
    Rintik-rintik hujan di pagi ini seakan menambah pe …
    Selasa pagi by ck’e (0 comments)
    Selasa pagi ini…. Aku berjalan sendiri tanpa kau …
    daun dan pena by dewa (1 comments)
    saat jiwa ini telah terlelah oleh dekapan sang mal …
    Sejumput Kata untukmu, Ibu by dedi_doank (0 comments)
    Pada sejumput kata , kutitipkan rindu untukmu Ibu …

Like this post? Post Comment, Subscribe RSS

Leave a Comment

{ 1 trackback }



Previous post:

Next post: