Pagi Sang Surya


Puisi ini ditulis oleh pada
13 October 2009 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Manakala warna di ufuk timur memerah

pertanda sang Fajar tiba …………

dengan gagah menghantarkan kehangatan

perlahan.. merayap memberikan cahaya

menggeser kegelapan sang puteri malam…

Kedinginan yang menghimpit mulai memudar

sang fajar membawa hangatnya………

rona merah semakin menyala….

tatkala sanga fajar membuka dada…………..

Puteri malam semakin pucat……

karna sang fajar semakin perkasa

rona merahpun berubah keemasan

dinginnya sang putri malam……………

menjadi sejuk dan kehangatan……..

Ketika sang fajar telanjang dada

puteri malam tidak kuasa……………

menahan gejolak sanga fajar yang menggoda

hingga surya pun tiba……..

membawa cahaya dunia…………

Torehan puisi-puisi lainya :

    Pagi Sang Surya by Diggini (0 comments)
    Manakala warna di ufuk timur memerah pertanda sang Fajar tiba ………… dengan gagah menghantarka …

    Gejolak Rindu…. by lembayung (0 comments)
    Aneh…….. satu kata yang tiba-tiba melintas dibenak fikirku… tentang sikapku… egoku… khilaf …

    Sajak alam by biroe (5 comments)
    Begitu indahnya kehangatan dan keakraban alam Pohon dan rumput menyambutku dengan tarian.. Aspal dan …

    Kamboja Kuning Setengah Musim by katjha (0 comments)
    Kemarau … Detik-detik berlanjut, mengalir dalam pusaran arus sejenak enggan untuk terhenti dan men …

    Kepada Para Pelukis Cahaya by katjha (0 comments)
    Merah tergurat berkas kuning mengalun menuju putih tergambar pada latar biru dan titik-titik hijau. …

    Gerimis Pohon Asana III by katjha (0 comments)
    Pejalan Kecilku .. dalam temaram mentari yang beranjak suram, murung dan suasana kebatinan yang ganj …

    JADILAH TEMANKU UNTUK SEKEDAR BERLARI by setodanu (0 comments)
    . sepetang inipun ku masih sendiri berteman secangkir kopi yang mengepulkan wangi sejati dan diselim …

    Kembali by WebAdmin (0 comments)
    Tak terasa kita kian hari semakin menjauhi semakin redup cahaya cinta yang kau beri semakin kelam he …

    untuk trisni by wisnu bp (0 comments)
    yang ada di balik jeruji hanya itu itu saja sesekali, cahaya-mu hidupi hidupku usah kau siram daki s …

    Melawan Cahaya by omegachaos (0 comments)
    Aku tidur di antara tawa dan doa Terlelap dalam selimut cahaya Aku tertidur setelah sekian lama Tiad …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bebas

Leave a Reply