Cermin Pecah

Tawaku pada cermin pecah
berbalik melihat rupaku yang mendua
Kecam diri, hati berbelah
rutukku saja berputus jua

Masih kupijak di dalam bayangan
relung gelap dalam malam kelam
Kududuk dengan sepi, terdiam
bintang diatas penuh sindir

Langkah kaki kumantap
Bingung menatap pantulan kaca
Mengapa? Ada apa?
pada cermin ku bertanya

Last 5 posts by Raxen


One Response to “Cermin Pecah

Leave a Reply

Tautan komentar adalah nofollow free.