ia yang dulu berbagi nafas denganku..
sampai sekarang tetap begitu..
ia yang dulu berbagi raga denganku..
sampai sekarang kita menyatu..
ia yang dulu berbagi lelah denganku..
ketika ini ia tak mau..
ia yang dulu berbagi nyawa denganku..
ketika ini ia tak ragu..
tiada yang seteduh laku pandangmu..
membuatku tahu ada yang mereka sebut nirwana..
hingga aku tak takut melangkah di dunia..
ku dengar saatku tertidur..
namaku kau sebut berulang kali hingga jatuh air matamu..
ku yakin kau berbincang dengan penciptamu..
sekali lagi ku yakin itu doa..
doa tulusmu padaku..
maaf aku hanya diam membatu..
tak banyak membantu dalam hidupmu..
malah nyenyak menyenderkan bahu..
tanpa tahu bagaimana kau selalu bersenandung lagu tidur untukku..
karena ku terlelap terlalu cepat..
hingga tersenyum pun tak sempat..
kini..
aku bukan seseorang yang pantas merengek lagi..
tidak seperti dulu aku yang tak mau tahu..
kau..
kau menangis saat rengekan pertamaku di dunia kau dengar..
tangis bahagia..
entah rengekan ku beberapa hari lalu..
tak sampai hati jika kau kini sendu..
aku kesal padamu..
kau membuat sesuatumu kekal..
sedang aku hanya orang tak tahu malu..
malu akan sesuatu yang tulus..
oia..
mungkin selama ini..
aku diam..
karena memang tak ada kata yang sepadan untuk mu..
kau..
kau..
adalah superior!!!
karena perasaan mu merobek bahasa..
tak kenal usia..
di atas semuanya..
aku hanya ingin berucap..
“terima kasih”
untuk ibuku..
malaikat yang nyata bagiku..
Similar Posts:
- sahabatku by giselle (2 comments)
- sahabatku meletakkan aku dengan nyaman di sisinya ia tak menuntutku membicarakan setumpuk hal bersam …
- Puisi Sepi by romath (4 comments)
- sepi …….. …..sepi …….. ……….sepi …… apakah hanya aku yang sepi..? kuyakin tidak, …
- Sedang Merayu by Bradley Setiyadi (17 comments)
- Mungkin kau tak tahu siapa presiden Zimbabwe Tapi pasti kau tahu siapa namamu Mungkin kau tak tahu d …
- Suatu Saat Nanti by baskorodj (0 comments)
- Sekarang.. Kamu bisa menolak Kamu bisa membenci Kamu bisa mempermainkan Kamu bisa menuduh Kamu bisa …
- Doa Rakyat Kecil by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Ya Allah Kami hanyalah rakyat kecil yang dianggap tidak berguna, ya Allah Kami hanyalah pemilih terd …
- Hallo Tuhan, Ini Aku by WebAdmin (0 comments)
- Hallo Tuhan, selamat malam Mari duduk di sini denganku Sekedar berbincang-bincang ringan Itupun jika …
- hingga kau hentikan by arjuna (0 comments)
- jantung dan pikiran saling berlari kencang secepat angin yang berhembus dari selatan ke utara satu n …
- Penyesalan Tiada Akhir by VIOLET (13 comments)
- Jika waktu dapat berbalik arah Akan ku tata kehidupanku seindah bayanganku Tatapi kini aku sadar sem …
- Cinta sejati by WebAdmin (3 comments)
- Aku ingin lari dari keputusasaan ini lepas dari cengkeraman keraguan dan berusaha kuat dengan ketida …
- puisi terakhir by brokenlilly (0 comments)
- ketika ku rasa lelah tanganku menulis dan fasih sudah ku bicara maka ku gantung penaku di sudut kama …
Last 5 posts by galind56
- angin - July 17th, 2009
- dinding kamar - July 17th, 2009
- jujur.. - July 17th, 2009
- mengintip dunia - July 17th, 2009
- takut - July 17th, 2009


(12 votes, average: 4.17 out of 5)
{ 1 comment… read it below or add one }
hai, aku iseng2 browse web ini, dan iseng2 jg buat puisi, mau tanya… gimana cara publish nya ya?
terima kasih