Do’a di ujung malam


Puisi ini ditulis oleh pada
20 July 2009 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (15 votes, average: 4.20 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Yaa ALLAH …berlinang air mata hamba saat ini….

Bertanya bathin hamba ini….

Bagaimanakah pandangan ENGKAU  pada hamba saat ini…?

Terlalu ngeri hamba tuk membayangkannya…

Yaa ALLAH…sedemikian kelam jiwa hamba terbalur dosa….

Adakah pantas tuk bersujud di duli TUAN TUHAN SEGENAP ALAM…???

Yaa RABB…masih pantaskah diri ini menghambakan diri pada MU ??….

Sedangkan hampir di setiap saat diri ini menjadi

hamba nafsu…

hamba harta..

hamba syahwat…

hamba angkara murka..

dan hamba dunia…

dan hamba-hamba selain ENGKAU..????

Yaa ROHMAAN Yaa ROHIIM…masih berkenankah ENGKAU dengar dan kabulkan apa yg hamba pinta ??

Saat ini…

hamba mohon dengan segenap jiwa raga yg dalam genggam-MU YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG….;

“Peliharalah kerinduan di batin ini akan belaian karuniamu…

walau tak pernah kurang karunia MU.”

“Jangan tinggalkan hamba walau hanya sesaat”

“Jadikanlah apa yg menjadi keridlo’an MU adalah Keridlo’an hamba juga”

Torehan puisi-puisi lainya :

    Cemburuku pada terpidana mati by yosrizal (1 comments)
    Mati…………………………… Kata yang sebagian orang menakuti. Kata yang sebagian orang me …

    Bukan Tentang Cinta by wizurai (3 comments)
    Suara suara binatang malam Menambah khusyu kubaca kalam Mencari arti hidup Saat nur Ilahi kian mered …

    ” Ilahi Anta Maqsudi Waridhoka Matslubi” by ekonuryadi (1 comments)
    Diantara bait bait do’a harianku Tergenang airmata airmata rindu Terselip sesal dan ragu… Duhai Ra …

    Doa Rakyat Kecil by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Ya Allah Kami hanyalah rakyat kecil yang dianggap tidak berguna, ya Allah Kami hanyalah pemilih terd …

    Tidak ada judul by kojiro_yudo (0 comments)
    tahukan kau cinta berjalan dengan apa…? Cinta bertumpu pada dua jiwa, melangkah dengan rasa sayang …

    Kumenemukanmu by WebAdmin (1 comments)
    akhirnya kumenemukanmu ketika ragaku telah rapuh oleh waktu dalam pencarianmu saat waktu telah melet …

    “semua tanya” by kinkunk-pindut (4 comments)
    Semua tanyaku hanya terlempar ke langit kelabu yang masih saja asing Luap rasa menggores bimbang dia …

    Insan Cahaya by Hamdani (1 comments)
    Begitu rindunya sang Maha Kasih pada Kekasih hingga, Engkau tercipta Dengan cahayamu, ya habibi maka …

    Doa Di Jakarta by WebAdmin (2 comments)
    Tuhan yang Maha Esa, alangkah tegangnya melihat hidup yang tergadai, fikiran yang dipabrikkan, dan m …

    Rasa ini by WebAdmin (0 comments)
    Anak hawa yang tercipta untukku kini telah datang Walau telah sekian lama aku meniti jejak ke suatu …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Religi

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. ida says:

    Assalamualaikum, boleh ya sering” copas puisi”nya mo tak tag ke Wall ida n sahabat, terima kasih.

Leave a Reply