Angin Yang Tersesat Bebaskan Aku Dengan Cepat

by Pandeka Merah on July 20, 2009

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

sore itu

angin yang tersesat

gemulai menari penuh pikat

aku terpesona

masuk tergoda

lalu tanggalkan pakaian

ikut meliuk berputar

bersamaan dengan itu

namamu yang melekat

terpatri kuat di kulit

mencengkram dan melilit

perlahan pudar

tanpa kusadar

aku tertawa sendiri

menetes basah liurku jatuh ke bawah

bersetubuh mesra memeluk tanah

daun tua yang coklat

ikut terbanglah meninggi

namamu yang dahulu lekat kuat

perlahan pudar

terlepaslah segala

belengu yang mengikat

sore itu

angin yang tersesat

entah darimana

bebaskan aku betapa cepat

29 Juli 2008

Similar Posts:

    Ketika Hujan Tiap Sore by katjha (2 comments)
    Semilir angin pegunungan mengalun dingin rintik-rintik renggang menjadi banyak… jatuh menjadi huja …
    Di bawah Langit Jendela Tua, tak Kuucapkan Lagi Namamu by irsyad.zaki (1 comments)
    Di bawah langit jendela tua, tak kuucapkan lagi namamu Kita telah lelah berkabung. Pertemuan dengan …
    Bungalow 22 by resverae (0 comments)
    Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka Tiap Wajah ngelangut pepohonan Dan Daun-daun itu ber …
    HOopLaaa… by Clare (0 comments)
    ingin lihat keajaiban…? Sinar datang menembus celah.. Yang tak ada… HOPLA…!!! Terang benderang …
    Belukar by Pandeka Merah (0 comments)
    buat Mei Lie yang gusar orang lupa siapa dia siapa aku kami pohon dia daun aku daun rimbun aku teduh …
    SURAT MALAM 1 … by harry poernomo (0 comments)
    Jika aku dilahirkan tanpa sebab Aku mungkin hanya sebuah daun Yang jika senja tlah terjamah Maka aku …
    Setitik Api Dalam Embun Malam by katjha (2 comments)
    Menetes titik air, jatuh pada kulit tangan sejenak terasa sepi dan dingin, kemudian terpikir semua i …
    malam gelombang malam by chras dini sabewa (0 comments)
    syair mati di tengah malam entah tertidur, entah binasa tapi gelombang sunyi malam ini seakan menyi …
    Pohon pohon membisu by Rumphut (4 comments)
    Pohon pohon membisu Pena kertas pun membisu Kasih, ku selalu merindumu rasa kesepian samar membayang …
    SERENADE PAGI by Karuna (0 comments)
    pagi ini matamu menelanjangiku di pembaringan lewat celah anyaman bambu senyummu penuh dan langit ta …

Last 5 posts by Pandeka Merah

Leave a Comment



Previous post:

Next post: