Kekasih Abadi
Tak ada detak yang berpacu lebih kencang
Kecuali ketika namaMu di serukan, Sayang
Pun tak ada debar yang begitu menggemuruh
Kecuali ketika nafas-nafas luruh bersimpuh
Kerinduan ini
Semakin deras mengalir
Hingga merasuki lembah jiwa yang paling tubir
Lalu dengan selembar hati berlumur noktah
Sebongkah cinta menghantar jiwa yang kini berpasrah
Ashar, 4 Mei, 2009
lailatul kiptiyah [laila_kip@...]
Last 5 posts by WebAdmin
- Dalam damai aku membencimu - June 1st, 2009
- Gambar Hujan - June 1st, 2009
- Ironi Dari Sebuah Kemunafikan - June 1st, 2009
- Upgrade ke Wordpress 2.6.3 - October 26th, 2008
- Upgrade ke Wordpress 2.6.2 - September 9th, 2008