Kekasih Abadi

Tak ada detak yang berpacu lebih kencang
Kecuali ketika namaMu di serukan, Sayang
Pun tak ada debar yang begitu menggemuruh
Kecuali ketika nafas-nafas luruh bersimpuh

Kerinduan ini
Semakin deras mengalir
Hingga merasuki lembah jiwa yang paling tubir

Lalu dengan selembar hati berlumur noktah
Sebongkah cinta menghantar jiwa yang kini berpasrah

Ashar, 4 Mei, 2009
lailatul kiptiyah [laila_kip@...]

Last 5 posts by WebAdmin


Leave a Reply

Tautan komentar adalah nofollow free.