Aku… Akan menunggumu…


Puisi ini ditulis oleh pada
30 May 2009 dengan 6 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (18 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Ingin ku segera memelukmu…

Membawamu tuk iringi langkahku…

Namun tak berhak aku…

Dan takkan kupaksakan itu…

Kau masih belum milikku…

Belum jadi kekasihku…

Dan ku belum jadi bagian hidupmu…

Belum jadi satu yang selalu mengisi hatimu…

Meski terasa lelah aku bertahan…

Aku akan terus menahan…

Segala kerinduan…

Dan hasrat yang tak terucapkan…

Kau bagai bulan…

Bersinar terangi gelap malam…

Terlihat oleh mataku tanpa penghalang…

Namun kau sulit tergapaikan…

Tapi aku pasti bertahan…

Karena kau tlah memberiku harapan…

Akan cintamu yang hampir mustahil tergapaikan…

Meski kutahu tak semudah itu tuk menggapaimu…

Karena yang inginkan kau bukan hanya aku…

Engkau putri raja yang didamba…

Banyak yang pangeran dan kesatria yang mencoba menggapaimu…

Sedangkan aku hanya prajurit tak bernama bagimu…

Ya… Aku memang prajurit tak bernama…

Tak sekuat kesatria…

Tak semenawan pangeran…

Hanya seorang pemimpi dengan sepenggal puisi saja…

Namun aku pasti menunggumu…

Menunggu jawaban dari cintaku…

Meski lelah aku…

Meski tipis harapanku…

Aku pasti kan menunggumu…

Torehan puisi-puisi lainya :

    Nama Cinta Setelah Lelah Aku Dipecundangi Olehnya by irsyad.zaki (7 comments)
    Cinta itu bernama gelora, merobek dan menutup rahasia. Cinta bukan sesuatu yang dibesar-besarkan. At …

    Sedang Merayu by Bradley Setiyadi (18 comments)
    Mungkin kau tak tahu siapa presiden Zimbabwe Tapi pasti kau tahu siapa namamu Mungkin kau tak tahu d …

    Perjalanan by m4rc3l (1 comments)
    Bila langit takkan mendengar Bila waktu telah sungkan berjalan Aku tetaplah aku.. S’lalu larut dal …

    menunggumu by WebAdmin (0 comments)
    hujan meniupkah buliran-buliran airnya angin menghembuskan udaranya aku duduk disini menunggumu mata …

    Setiap Hari by omegachaos (0 comments)
    Akhirnya kembali letih Entah percuma suara terdengar lirih Meski lama nian menanti lelah Entah menga …

    Harus Terlupakan by omegachaos (0 comments)
    Melangkah dan terus melangkah Tertatih melangkah menjauh berlari Dari siapa ia berlari? Ibliskah itu …

    Biar by omegachaos (5 comments)
    Aku malas membenci kawan Berteman satu saja tak becus Mengapa benci jadi ekspresi? Biarlah biar sak …

    Diguncang Kata by ella_maisyarah (0 comments)
    Gelisah .. aku benci rasa gelisah ini , karena ini memakan semua energi aku. mengambil seluruh rongg …

    BIRU 1 by meadow (0 comments)
    Itu bukan salahmu Itu bukan perkara besar Ia bukan saudaramu Ia bukan milikmu Ia tak bicara padamu B …

    Kambing yang Dipaksa Jadi Hitam by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Kambing hitam tentu saja berwarna hitam Bukan berwarna putih, atau warna yang lain Kambing hitam buk …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta

Comments (6)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Puisi Cinta « Karya Ku (MARS) | 26 June 2009
  1. reza says:

    makasih yah telah menjadi inspirasi bagi ku…
    sukses buat karya2 lo selanjutnya…

  2. wiks says:

    waduuh…puisinya persis kisahku niy….!!!!!
    tetap berusaha tuk dapatkan cinta sejati……

  3. atieq says:

    oooouuugh….
    sedih bangget kisahnya…
    btw, kalo cinta sejati mesti harus dikejar dan diperjuangkan..jg cuma nunggu…
    capek lho nunggu terus…

  4. ahmad says:

    aqhu bnget…… brkat pusi ini aq kn terus brjuang menunggunya…..

  5. Dr MANDANG MICHAEL says:

    Sesungguhnya, semua ini telah kuperhatikan, semua ini telah kuperiksa, yakni bahwa orang-orang yang benar dan orang-orang yang berhikmat dan perbuatan-perbuatan mereka, baik kasih maupun kebencian, ada di tangan Allah; manusia tidak mengetahui apapun yang dihadapinya.
    Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun yang tidak mempersembahkan korban. Sebagaimana orang yang baik, begitu pula orang yang berdosa; sebagaimana orang yang bersumpah, begitu pula orang yang takut untuk bersumpah.
    Inilah yang celaka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari; nasib semua orang sama. Hati anak-anak manusiapun penuh dengan kejahatan, dan kebebalan ada dalam hati mereka seumur hidup, dan kemudian mereka menuju alam orang mati.

    Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati.
    Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
    Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.
    Mari, makanlah rotimu dengan sukaria, dan minumlah anggurmu dengan hati yang senang, karena Allah sudah lama berkenan akan perbuatanmu.
    Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu.
    Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.
    Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
    Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
    Karena manusia tidak mengetahui waktunya. Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba.

Leave a Reply