Apalah arti senyummu ketika rasa sakit kau tikamkan ulu hati
Aku tak butuh senyum seindah apa pun
Bagiku tetaplah keindahan sebilah pisau yang telah terlanjur kau benamkan di dada
Lalu dengan senyun di bibir
Kau menari di atas ketergeletakanku
Bersama setumpuk tawa
Merah. . .
Merah sudah tanah tempat ku tergeletak
: terkapar aku oleh rasa sakit yang kau torehkan dengan sempurna.
Jangan kau tanya dengan apa
Kau tebus sebuah kata maaf
Jangan tanyakan itu padaku
Karena jawabku hanyalah jawaban sinting
Orang yang sedang dilanda gelisah
Aku tak yakin kau mampu menebusnya
: aku ingin tubuh dan jiwamu menjadi bagian hidupku.
Similar Posts:
- Belajar menulis, Kau mengeja by wizurai (0 comments)
- Tolong eja untuk ku sebuah kata; bahagia yang kulihat dalam khimar bunga berwarna merah muda tolong …
- KAMU by hemas (1 comments)
- Bertemu denganmu ialah hal yang mengesankan bagiku Saat senyummu hanya tetuju padaku Saat sorot mata …
- kau dan rasa ini by pujangga_muda (0 comments)
- aku bukan penyair melihatmu, syair ku seolah menari dengan indah seperti setiap senyummu menatapmu b …
- Untuk Puisi Cinta Para Kampungan by averois@gmail.com (4 comments)
- Untuk Puisi Cinta Para Kampungan persetan kata cinta yang selalu membusuk di selingkuhan rasa tak ub …
- Cemburu by WebAdmin (0 comments)
- cemburu bagai ular melilit meracuni tiap jengkal relung jiwa mengoyak melecehkan bukan hanya hati ta …
- jangan pernah mencintaiku by supernova (0 comments)
- sudah buang saja cintamu itu jangan kau serahkan padaku mengapa kau tak dengarkan aku jangan pernah …
- Kepada Sayap-sayap Rajawali by katjha (1 comments)
- Angin sepoi berlalu dari kepakan sayap, dibalik awan putih yang pudar pada birunya langit dan kilau …
- aku adalah rumah by Clare (0 comments)
- Aku adalah rumah .. Pondok hidup yang menaungi Kuteduhi semua yang bernaung padaku Kulindungi mereka …
- Cinta Seorang Badut by omegachaos (0 comments)
- Penipu yang berhati mulia Jenaka dan berhati baja Dialah temanku sang bulat telur Pemicu tawa yang s …
- oh yes, i’m atheist, by the way by zakaria akbar (6 comments)
- sebentar lagi ramadhan, dan aku membenciMu. call me stupid. call me lost. jika dunia ini adalah sebu …
Last 5 posts by mas_iyan83
- Sajak Ini Kutulis Tergesa-gesa - May 30th, 2009
- Sajak Untuk Seorang Gadis At Somewhere - May 5th, 2009



{ 5 comments… read them below or add one }
Dalem bgt cintanya, atau bisa jadi semuanya telah menjadi kelam karna telah di butakan oleh cinta itu sendiri …
Puisimu bagus,mbuatnya sambil ndengerin lagu apa haio?
Umur km brp?ko emosinya ky g2?
Aku bkan anak psikologi ato apa yg ingin dpt ilmu dg brtnya2 tntang emosi,tp ku cuma mw tw sberapa km sdih nulis itu smua,
Mav bawel,
Cwo ato cwe et fb/fsku di ajiijoaja_vespa@yahoo.co.id aku cwo
sayang bgtz kata2 nie………. (Merah. . .
Merah sudah tanah tempat ku tergeletak) membuat pembaca bingung udaw mati kok bisa nulis puisi….Coz tanah merah itu identik dengan kuburan…..
sorry klo ngritik..coz itu yg trbesit saat baca puisi yg kamu tulis…
Apalah arti senyummu ketika rasa sakit kau tikamkan ulu hati
Aku tak butuh senyum seindah apa pun
Bagiku tetaplah keindahan sebilah pisau yang telah terlanjur kau benamkan di dada
Lalu dengan senyun di bibir
Kau menari di atas ketergeletakanku
Bersama setumpuk tawa
Merah. . .
: terkapar aku oleh rasa sakit yang kau torehkan dengan sempurna.
Jangan kau tanya dengan apa
Kau tebus sebuah kata maaf
Jangan tanyakan itu padaku
Karena jawabku hanyalah jawaban sinting
Aku tak yakin kau mampu menebusnya
: aku ingin tubuh dan jiwamu menjadi bagian hidupku.
menurut ku begini lebih bagus
Utk awan22, terima kasih atas kritikannya.
Merah. . .
Merah sudah tanah tempat ku tergeletak
Kata “merah” di sini, aq tdk mengidentikkan dng kuburan.
Tapi keadaan sekarat karena luka yang berdarah-darah.
Dan dalam keadaan sekarat masih mungkin utk menulis puisi, bukan?