kisah tak berjudul


Puisi ini ditulis oleh pada
9 February 2009 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Kisah Tak Berjudul

malam-malamku makin sunyi

bintang-bintang tak lagi bercahaya

rembulan tak pernah menyinari hatiku

rasaku seolah mati tak bersisa

perjalanan jauhmu membuatku tersiksa

membuka pintu di ujung waktu

yang mungkin mengantarku padamu

tapi seperti caci maki sang surya

dan cemoohan penghuni semesta

mungkinkah asaku tak pernah nyata

harapan hampa nan sia-sia

menjadi kerak dalam memori masa lalu

tidak!!!

aku kan terus berharap

meski kelak pahit rasanya

biarlah kukenakan belenggu ini

mengiringi langkahku ke masa datang

biarlah kudengar lolongan kalbuku

menahan perih tak terperi

hingga kelak di penghujung asa

tapi sedikitpun tiada ratapan di mulutku

tak pernah kusesali perjalananku

walau mungkin tiada tinta emas untuk kisahku

demi Allah Yang Maha Penyayang

tiada keburukan dalam tiap kehendak Nya

hanya kebaikan tersembunyi dalam kerikil tajam

terselip debu yang memerahkan mata

pergilah!!

gapai cita-citamu

biarlah manusia-manusia kecil menghinamu

jangan sekalipun mendengarnya

percayalah

tiada keburukanmu di mataku

kutunggu kau di pintu ini

hingga masa depan memluk kita

dengan segala kearifan dunia

Torehan puisi-puisi lainya :

    Do’a di ujung malam by ekonuryadi (1 comments)
    Yaa ALLAH …berlinang air mata hamba saat ini…. Bertanya bathin hamba ini…. Bagaimanakah pandan …

    Cemburuku pada terpidana mati by yosrizal (1 comments)
    Mati…………………………… Kata yang sebagian orang menakuti. Kata yang sebagian orang me …

    Biar by omegachaos (5 comments)
    Aku malas membenci kawan Berteman satu saja tak becus Mengapa benci jadi ekspresi? Biarlah biar sak …

    Maafkan, Jika Kau Tak Berkenan by BackPackerz (1 comments)
    di tiap saat kehadiranmu kutemukan serpihan hati yang kusendiri tak sadar kan keberadaannya keindah …

    Mungkin Nanti by WebAdmin (0 comments)
    Mungkin nanti ketika rambutmu sudah memutih dan tubuhmu tak lagi kuat seperti sekarang. Dan duduk di …

    Hidup yang Tiada Arti by WebAdmin (2 comments)
    ku tau… kau telah pergi jauh meninggalkanku tak selamanya semua kenganmu akan ku ukir ku hanya mam …

    Mati di Tanganmu by omegachaos (0 comments)
    Dingin… Hujan menemani sedari senja Asap rokok terbatuk dari nafas Mencoba percuma mencari hangat …

    Doa Rakyat Kecil by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Ya Allah Kami hanyalah rakyat kecil yang dianggap tidak berguna, ya Allah Kami hanyalah pemilih terd …

    Sejarah Tak Mungkin Kan Berulang… by lembayung (0 comments)
    Sengaja kubiarkan kenangan lalu terus membelai asaku karena ia adalah penabuh mimpi-mimpi nan usang …

    Surat Nauro untuk Fahri (Ayat-Ayat Cinta) by Adi Jovetic (0 comments)
    Kepada Fahri bin Abdillah, seorang mahasiswa dari Indonesia yang lembut hatinya dan berbudi mulia As …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Cinta, Free Poem

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Trio Perusak Alam | 9 December 2009

Leave a Reply