Setitik Api Dalam Embun Malam

by katjha on January 13, 2009

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (7 votes, average: 3.86 out of 5)
Loading ... Loading ...

Menetes titik air, jatuh

pada kulit tangan

sejenak terasa sepi dan dingin,

kemudian terpikir semua itu adalah embun malam ini.

Namun bisuku tetap

menjelang sebagai prasasti yang angkuh.

Dalam malam ini telah

menjelma sebagai api yang menyala

menjulang langit dengan jilatan amarah.

Embun malam membasahi kulit tanganku

hinggap sejenak memberikan rasa dingin,

kemudian jatuh ke tanah.

Setitik embun yang telah jatuh ke tanah

membawa setitik api dari

tubuh yang menanggung  amarah.

Menyampaikan pada kelembutan tanah

untuk menumbuhkan sebagai sebuah maaf

di pagi yang akan segera tiba.

-Katjha-

(Persembahan kepada Santi/Desember 2008)

Similar Posts:

    Ketika Hujan Tiap Sore by katjha (2 comments)
    Semilir angin pegunungan mengalun dingin rintik-rintik renggang menjadi banyak… jatuh menjadi huja …
    Embun… by d_man (1 comments)
    embun dipagi hari menetes seperti tiada salah bening mememukau bak kala tak berdosa dingin…. menye …
    Elegi mimpi by WebAdmin (1 comments)
    Pernahkah waktu menyampaikan kepadamu tentang apa yang telah dititipkan oleh sepasang pendar mata ya …
    Bungalow 22 by resverae (0 comments)
    Angin sore seperti selembar sapu tangan menyeka Tiap Wajah ngelangut pepohonan Dan Daun-daun itu ber …
    Kamboja Kuning Setengah Musim by katjha (0 comments)
    Kemarau … Detik-detik berlanjut, mengalir dalam pusaran arus sejenak enggan untuk terhenti dan men …
    Anak Gunung by wizurai (0 comments)
    Sepasang mata burung awasi kami dari gunung Sesaat lenyap melekat pada kulit-kulit kayu yang murung …
    Guinevere III by katjha (9 comments)
    Pada pandang mengayunkan langkah kaki, berkejaran dengan temaram senja. Lembayung merah membayang, l …
    daun dan pena by dewa (1 comments)
    saat jiwa ini telah terlelah oleh dekapan sang malam di kala raga ini sendu oleh kenangan dari rindu …
    Ayat_Ayat Cinta… by lembayung (2 comments)
    melangkahku dalam keremangan senja saat rasa membayang pada hati yang penuh kelembutan seulas senyum …
    fall in love by kobet_jc (0 comments)
    maafkan aku, Kebodohanku yang tak menyadari bahwa aku jatuh cinta padamu saat kau menanyakan apakah …

Last 5 posts by katjha

{ 2 comments… read them below or add one }

balisugar.com January 13, 2009 at 12:04 pm

Ah puisi susah dimengerti karena memang tak diharuskan

Namun cukup indah dinikmati

Salam

ijal January 23, 2009 at 1:37 pm

Cinta Yang Pergi

Saat malam t’lah datang
Menggantikan siang yang t’lah hilang
Disini aku sendiri
Menanti cinta yang pergi

Saat bintang bersinar
Terang tuk menghiasi malam
Disini aku sendiri
Menanti sesuatu yang tak pasti
Haruskah aku tangisi kepergianmu kasih

Waktu pun terus berlalu
Angin pun terus berhembus
Tapi cintaku membeku
Di dalam lautan rindu

Harusnya aku sadari
Bahwa cintaku telah pergi
Dan takkan mungkin kembali
Meskipun dalam mimpi

Harusnya aku mengerti
Bahwa cintaku telah mati
Dan takkan mungkin kembali
Meski waktu telah berhenti

Bagiku kini kau dimensi
Yang takkan bisa kumasuki
Bagiku kini kau adalah mimpi
Yang takkan
datang kembali

Leave a Comment



Previous post:

Next post: