Kata,
kemana saja kau berkelana?
pulanglah sayang,
sebelum kering pena ini.
…..
Dan lagi-lagi kau bermain,
tinggalkan kelu pada lisan.
Kata, pulanglah!
Aku ingin menyapa dunia.
Tapi kau terus bermain,
sedang aku makin kehilangan wajah.
Similar Posts:
- KOTBAH by Karuna (0 comments)
- ada kotbah kotbah di rumah rumah ibadah tapi ia kehilangan katakata ada katakata yang mengendap dida …
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka by WebAdmin (0 comments)
- nak, belajarlah untuk jatur lebih dahulu sebelum kau mengepakkan sayapmu dan membumbung menjangkau l …
- Bukan Puisi Cinta by satoe9 (3 comments)
- Bermain aku dengan diriku sendiri aneh memang mengapa ada permainan seperti itu coba hindarkan diri …
- Surat Pendek Buat Reny by ekonuryadi (0 comments)
- Adik ku sayang… Ketika kecil dulu..kau kugendong gendong … Kemana kusuka..kemana ku mau… Sekar …
- aku by puisi.indonezia.net (0 comments)
- bintang hilang di gelapnya pantai; angin tak mau tau, aku menggigil ; raba sisi dinding langit, ia m …
- Terbelenggu by dyatri (0 comments)
- kami bermain, tertawa dalam canda masa kini adalah surga meski masa nanti adalah mimpi tapi kami tet …
- ZIARAH by Karuna (0 comments)
- dilangitlangit kamarku huruf huruf bertebaran membentuk kata bersambungan dalam kalimat yang menyesa …
- Mimpi buruk terindah by Farhana (0 comments)
- Sayang.. Senyum-senyum sang dewi tlah kukalungkan di lehermu, penanda engkau adalah milikku, di hati …
- Tidak ada judul by fatra mahayana (0 comments)
- dalam jiwa yang sunyi,kutemui sebuah arti. dalam hening suara hati, kudapati kau disini. saat waktu …
- elegi 2 wajah by chras dini sabewa (0 comments)
- siang di serambi balai pertemuan entah dimana di dunia mimpi atau di dunia fantasi atau di dalam buk …
Last 5 posts by Farhana
- Ketika kupu bukanlah kupu-kupu - May 2nd, 2009
- Cinta Terhapus Hujan - January 31st, 2009
- dan kaulah (sang penonton) - January 5th, 2009
- timelines - December 9th, 2008
- Keputusan - December 9th, 2008


(10 votes, average: 4.00 out of 5)