pukul 21.00;
kita saling menyalahkan waktu
yang terus beranjak tak terdengar
hinggar terdampar di pagi.
pukul 06.00;
kubekap teriakan dengan selimut
yang tlah memprovokasi hingga ke ubun.
pukul 01.00
tidur,
terkapar,
mimpipun enggan.
Similar Posts:
- songkok haji dan baju koko by WebAdmin (2 comments)
- Tergesa berlari mendahului mentari pagi Bangun leb …
- Cinta sama tak datang dua kali by lyogi (0 comments)
- Aku pernah mengenalmu, begitupun kamu pernah menge …
- Fatamorgana Cinta by bugi santoso (0 comments)
- Mengalir pada untaian kata kata indah mesra Terhan …
- Besok — Pagi pagi Sekali by WebAdmin (3 comments)
- Besok — Pagi pagi Sekali (Surat Untuk Suamiku) Bi …
- Selasa pagi by ck’e (0 comments)
- Selasa pagi ini…. Aku berjalan sendiri tanpa kau …
- Puisi Tentang Taman by omegachaos (0 comments)
- Dedaunan hijau melambai tertiup angin denting suar …
- Sebuah Perjalanan by katjha (0 comments)
- Kepada Sebuah Lentera pagi ini kusambut dengan gel …
- hilang by fredysoegijanto (1 comments)
- sampai pada batas keputusasaan menggapai asa yang …
- Pagi Sebuah Kerinduan by katjha (0 comments)
- Hening pagi ini kusambut bersama mataku yang mulai …
- Kekasih Luka by Kiki Febriyanti (0 comments)
- kenapa kau mau mendengar segala omongkosongku mene …
Last 5 posts by Farhana
- Ketika kupu bukanlah kupu-kupu - May 2nd, 2009
- Cinta Terhapus Hujan - January 31st, 2009
- Kata yang nakal - January 13th, 2009
- dan kaulah (sang penonton) - January 5th, 2009
- Keputusan - December 9th, 2008
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS


(13 votes, average: 3.85 out of 5)
{ 1 comment… read it below or add one }
good poem