December 2008

Ketika Aku Mulai Bisa Menulis

December 26, 2008

ketika aku tahu apa itu garis berbentuk ketika aku tahu makna garis itu ketika anganku sebanding dengan goresan garis yang tercipta aku mulai bisa menulis aku keluarkan penaku tuk mulai membuat hitam kertasku kulihat dan kumaknai arti hitamnya kertasku mataku melihat dan dimaknai oleh imajiku mejadi sebuah rangkaian sebuah garis-garis hitam membentuk huruf, kata, tulisan [...]

Read the full article →

timelines

December 9, 2008

pukul 21.00; kita saling menyalahkan waktu yang terus beranjak tak terdengar hinggar terdampar di pagi. pukul 06.00; kubekap teriakan dengan selimut yang tlah memprovokasi hingga ke ubun. pukul 01.00 tidur, terkapar, mimpipun enggan.

Read the full article →

Keputusan

December 9, 2008

Pagi itu seribu cemas menunggu akhir pos kesatu Lembaran ketukan palu dimakmumkan ribuan orang yang dibaiat tuk setia pada negara ratusan tawa membahana, ratusan gumaman perantara bergema, sisanya nanar. Pagi itu, mungkinkah raga bersua namun jiwa tlah berpisah?

Read the full article →

Mimpi buruk terindah

December 9, 2008

Sayang.. Senyum-senyum sang dewi tlah kukalungkan di lehermu, penanda engkau adalah milikku, di hati kita. Sayang.. Engkaulah keindahan di sudut hari yang gersang, angin yang terbangkan beban, juga malam yang jinakkan siang. Sayang.. Mimpi-mimpi seribu malam tlah kulalui, dan tak lelah kumendaki tuk mengetuk pintu cinta, namun mengapa istanamu makin tertutupi kabut? Sayang.. Kaulah purnama [...]

Read the full article →

Dirimu….

December 9, 2008

Hadirya dirimu memberikan suatu yang baru Kau begitu mampu menenangkan risau dalam hatiku Kau begitu mampu mejadi penyejuk jiwaku Lembutnya sikapmu meluluhkan kerasnya hati ini Lembutnya tutur katamu selalu membuaiku Ketulusan cintamu membuatku semakin tak berdaya   Membayangkan parasmu hati ini menjadi tenang Berada disampingmu jiwa ini teras damai Rasa gundah yang melanda berlahan pergi [...]

Read the full article →

Hari Kelam

December 9, 2008

aku… berjalan menerobos semak belukar menelusuri hari kelam yang tertutup awan hitam langkahkan kaki yang penuh goresan luka mengering burung-burung terbang kembali ke sarangnya bunga-bunga merunduk menyembunyikan keindahannya aku… tak ada lagi yang melihat diriku matanya telah tertutup debu bidadari hitam yang tersenyum pada dunia tanpa keraguan di hatinya mengayunkan langkahnya mendekatiku melemparkan debu di [...]

Read the full article →

The Light Seeker

December 9, 2008

I come from the shadow Where the universe seems so hollow The grass never be green Even the farmer is so keen   Call me the light seeker Looking for the one who makes my life better I don’t care if the way is too sweet or bitter Because I’ve already eat the painkiller   [...]

Read the full article →

Dik…

December 9, 2008

Tak perlu menangis lagi dan mengingkari buah cinta yang telah terjadi Ini hidupmu. Hadapi dan terima sepenuh hati Tak usah hiraukan jalan yang sedang kutempuh Meski terhalang badai aku sudah tahu kemana aku harus berlabuh   Meski kedua atau keseratus kalinya kau melangkah lebih dulu Aku selalu menopangmu, menjagamu Meski terasa pedih bagai ditusuk sembilu [...]

Read the full article →