November 16, 2008
Pak, ayo! Kita lestarikan korupsi, kebudayaan nasional menurut kita! Jangan lupa kolusi dan nepotisme konconya. sampai tulang belulang kita terbaring di sepetak tanah berukuran dua kali satu kali satu! supaya harta kita cukup untuk anak cucu, bahkan keturunan ketujuh kalau perlu! setidaknya untuk kuburan kita itu! Biarkan saja rakyat jelata, yang berkicau seperti burung pipit, [...]
Read the full article →
November 16, 2008
Nafas mana menghunuskan nada Surga? Di telapak kaki nadi jadi bermarga. Tidak terkecuali sang keparat, segala erat merapat. Dan dongeng siang bolong takkan luruh, Semoga pelangi tetap membusur seluruh. Dalam rahim wanita merajut, dan berdoa sambil bertelut. Mama… Tuhan besertamu.
Read the full article →