BUATMU

by ngurah on November 16, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (36 votes, average: 3.69 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ku benci kamu

Sungguh sederhana tapi tak mampu terbahasakan

Pilu rasa saat bicara, membara, lalu dingin seketika

Hidup denganmu bak dineraka hanya itu kupunya tuk mewakili

Sungguh sederhana hingga saat bicara ku tak lagi rasa apa-apa

Karena kusadar kau hanya datang untuk sementara

Andai tak ada besok mungkin ku kan bahagia

Tak perlu mencumbumu, merayumu, mengingatmu

Meski kau mencibir,menghujat dan meragukanku

Kuingin ini berakhir tapi tak kulihat ujung

Kini kusadar bukan raga yang menolakmu

Tapi jiwa dan nafasku

Untuk itu mesti pilu ku kan slalu ada disampingmu

Similar Posts:

    BUATMU by ngurah (1 comments)
    BUATMU Ku benci kamu Sungguh sederhana tapi tak mampu terbahasakan Pilu rasa saat bicara, membara, l …
    Rindu by ngurah (0 comments)
    Rindu Aku rindu usiaku yang telah lalu Saat renta melapuk rasa termakan waktu Kuingat saya kubisa ha …
    Maaf by ngurah (4 comments)
    Sayang…. Maaf jika untai kataku buraikan mimpi kita Aku ingin jujur tentangnya Seorang yang datang …
    puisi terakhir by brokenlilly (0 comments)
    ketika ku rasa lelah tanganku menulis dan fasih sudah ku bicara maka ku gantung penaku di sudut kama …
    Aku Tidak Mendustaimu by WebAdmin (2 comments)
    tak beda aku dengan ranting yang patah meski terus berganti dan tumbuh sesekali aku bersalah terinja …
    Selamat Tinggal by WebAdmin (0 comments)
    Tepatnya kini, aku seperti mengharap mati bukankah memang hidup memang untuk mati? bukankah yang dib …
    Pesta Galau by omegachaos (0 comments)
    Mencoba sekuat hati Menanggung galau bukan sendiri Melepas mimpi bidadari Merenung bersama sahabat s …
    Lembayung Kelam… by lembayung (3 comments)
    rasa ini membaur dalam lingkup hati yang sunyi bersaing melawan kepingan_kepingan noktah kelam masa …
    Terbelenggu by dyatri (0 comments)
    kami bermain, tertawa dalam canda masa kini adalah surga meski masa nanti adalah mimpi tapi kami tet …
    Selamat Malam by Kiki Febriyanti (0 comments)
    selamat malam… ijinkanlah aku melucuiti hatimu biar ku pajang senyummu di dinding kamar yang muram …

Last 5 posts by ngurah

{ 7 comments… read them below or add one }

joblie November 19, 2008 at 1:42 pm

senja sudah cukup buat ku
sebab pagi kau lafalkan cinta di telingaku
siang kau lupa padaku
sebab menjelang sore kau kan kembali
dan malam adalah milikmu

Galih November 24, 2008 at 3:13 pm

Bagus sekali tapi napa ratingnya kok cuma 2,5 stars.

widyasafitri November 27, 2008 at 4:48 pm

Kereeeen… Dalem banget tuh bencinya. Benci yang sangat elegan!

Dedi_doank December 4, 2008 at 12:26 pm

Waduh, gue bgt tuch,…..
there’s dillematic complication
btwn need and feeling.

ngurah January 9, 2009 at 12:40 pm

Kucoba hanya ungkap rasa
Yang terus menusuk hingga jantung menembus raga
Jika mungkin komentar juga blog-ku :

pustaka-hati.blogspot.com

Shikamaru January 10, 2009 at 4:16 pm

mang maksudna apaan c?

ananda deasy chaerunisa September 18, 2011 at 1:24 pm

puisi kekurangan seseorang dong !

Leave a Comment



Previous post:

Next post: