AYAH


Puisi ini ditulis oleh pada
16 November 2008 dengan 6 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (43 votes, average: 4.14 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Kau tampak lusuh dan berdebu

Ruat-ruat garis hitam merona kelopak matamu

Ku tahu kau lelah ayah…..

Saat senja kau duduk termenung menatap jalanan

Yang selalu menghantarkan keping pemberi kehidupan

Ketika kantuk menyerang kau tetap tegar

Ku tahu kau lelah ayah

Malu aku menawarkan ranjang yang tersisa

Atau mengantar diri terlelap lebih awal

Tiap malam beserta doa kuberharap

“Tuhan murahkan rejeki ayahku

Jagakan sehatnya, jauhkan darinya mara bahaya

Dan jika nanti Kau meminangnya kembali

Tempatkanlah ia disisi-Mu”

Torehan puisi-puisi lainya :

    Kerinduan Ayah by WebAdmin (3 comments)
    Delapan bulan lebih berlalu Kehadiranmu menyertaiku keberadaanmu bagai semu Hanya harapan ingin bert …

    Gaun Putih Berenda by WebAdmin (0 comments)
    Ayah, bila senja menjelang nanti akan kukenakan gaun putih indah berenda-renda dan bertabur mutiara- …

    Surat Untuk Ayah by WebAdmin (2 comments)
    siapa bilang aku tak boleh tidur di siang hari? bagiku langit biru terlalu menyilaukan untuk dinikma …

    dialog by dusone (0 comments)
    1. “aku lelah”, katamu. atau mungkin deru ombak telah mengaburkan suaramu, ditelingaku? 2. kubaca pe …

    TANYA SANG ANAK by WebAdmin (2 comments)
    Konon pada suatu desa terpencil Terdapat sebuah keluarga Terdiri dari sang ayah dan ibu Serta seoran …

    SURAT AYAH DARI JOGJA….. by WebAdmin (0 comments)
    Hai cinta ayah…… apa kabar kalian? kalian pasti main terus ya? kejar-kejaran kesana-kemari repot …

    Pagar itu Bernama Ayah by WebAdmin (1 comments)
    angin puting beliung telah menerpa rumahku, kedinginanku dalam hujan tangisan, banjirnya merobohkan …

    Bersama Ayah Diatas Sepeda by donibastian (0 comments)
    ayahku seorang petani kecil didesa sudah terbiasa hidup dengan sederhana karena penghasilannya yang …

    Pacar Khayalan by omegachaos (0 comments)
    Sesosok bayang dan khayal Buatan untaian seribu mimpi Menempuh berbagai cerita tak berakhir Dalam ke …

    bom waktu by VIOLET (1 comments)
    ya Tuhan aku merasa diriku bagaikan bom waktu yang suatu saat nanti akan meledak dan mencelakakan ba …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Anak, Bebas, Orang Tua, Religi, Sejuta Puisi

Comments (6)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Bwish says:

    punggung,..
    cintaku tak pernah kuucapkan
    namun semoga selalu tersampaikan.

    -dari seorang anak-

  2. zhie says:

    ap ak bs doakan ayah yng tlah ak bnggakan tnyata dy diam2 mnikah siri dg yg lain 10 th kmaren hingga taun ini..? ap ak masi punya ayah yg bs ak bggakan??

  3. ngurah says:

    Bangga hanya bahasa
    Cinta pun tak nyata, bagai pohon tumbuh, rindang, berbuah dan mati
    Dalam buah ada biji pasti ada makna

    Seperti rahasia-Nya akan hidup hamba-Nya didunia
    Hidupku & Hidupmu

  4. fadlulloh says:

    rinduku pada pukulan kasih sayangnya
    melekat indah dalam relung hatiku
    oh ayah, ingin ku dapat mengulang waktu
    agar ku lebih dapat balas budi baik mu
    ya Alloh rahmatilah ayah kami, ampunilah segala dosa2nya dan
    tempatkanlah ia pada tempat yang terbaik di sisi-Mu

  5. iqbal muhammad says:

    “IBU”
    Sejatinya cintanya begitu suci dan tak akan pernah lapuk di makan zaman..
    Perhatianya tak akan pernah tersilaukan oleh teriknya matahari..
    Kasih sayangnya takan pernah terkikis oleh waktu..
    Indah tutur katanya selalu menghangatkan jiwa..
    Ibu….. Takan ada cinta dan kasih sayang yg suci seperti apa yg telah engkau berikan pd anak2mu..
    Terima kasih ibu..
    Jasa2mu takan pernah ku lupa..

  6. Imron says:

    Ingin ku sampikan rinduku lewat nada indah kicauan burung
    Ingin ku tumpahkan rinduku
    Dan ingin ku bagi cerita seperti dua pasang mata yang lama ta’jumpa
    Ingin sekali ku memelukmu
    Dalam dekapan yang sangat erat yang sekiranya ta’bisa lepas
    Dan ta’akan pergi lagi.

Leave a Reply