October 2008

jalan itu..

October 26, 2008

Di jalan itu.. Semua peristiwa terukir terjadi… Diam amati semua…. Suara suara terdengar… Raut muka tersirat rasa… Duduk di sini.. Musisi jalanan berkumandang lantang.. Pelukis wajah penuh harapan.. Asongan lalu lalang.. Aroma kacang jagung yang menggelitik.. Warna warni batik kian merona… Ketrampilan dan kesungguhan hati… Bahkan…. Perjuangan dan smangat hidup yang tak putus… Denyut kehidupan [...]

Read the full article →

semua tentang aku…

October 26, 2008

Aku adalah mentari yang menghangatkan Aku adalah hujan, pembawa berkah dan pesan Aku adalah bulan, bersinar lembut dan menenangkan Aku adalah bintang penunjuk arah Aku adalah bebatuan alam, saksi bisu Aku adalah air pemberi kehidupan Aku adalah gunung sumber kedamaian Aku adalah padang rumput hijau pemberi makanan Aku adalah hutan tropis, sumber kekayaan Aku adalah [...]

Read the full article →

Oase malam..

October 26, 2008

saat itu kulihat dirimu… satu bersinar, kecil menggoda.. terang diantara saudara lain.. oase ditengah kegelapan malam… kaukah disana ? slalu dengarkan… kaukah disana ? perwujudan semuanya…. Kau… Berputar keras.. Buatku pusing kepala… Entah di depan.. Belakang..samping… Menghilang… Tapi… Kau selalu disana.. Terangmu kecil, slalu menerangiku.. Kaukah itu …? Oase dikala malam tiba.. Tiap hari.. Mulai [...]

Read the full article →

rasa…

October 26, 2008

Rasa… Anugrah terindah dalam hidup ini… Hiruplah udara sekitarmu… Rasakan mentari yang cairkan darah pagi Ikuti nyanyian angin yang bertiup… Hirup udara pagi yang tak berasa… Rasa… Rasa dalam diri.. Rasa yang dapat hilang oleh manusia.. Rasa yang harus dijaga dengan perasaan.. Rasa .. Hanya kepekaan dapat merasakan rasa… Fokuskan pikiran dan temukan rasa tersebut.. [...]

Read the full article →

Putri Malu..

October 26, 2008

Putri malu.. Putri malu… Hijau daun kecil, mungil jiwa yang kuat… Berdiri tegak sampai hal itu terjadi.. Putriku tak ingin disentuh.. Merunduk.. Menutup.. Tak ingin melihat… Putriku tak indah lagi.. Begitu terus setiap ku usik.. Putriku..jangan tinggalkan daku… Tetaplah bersamaku… Ayo sini.. Kubimbing dirimu.. Tak perlu malu..! HUP.. Kutangkap sayapmu, Kau takkan bisa bergerak ! [...]

Read the full article →

dari bapak…

October 26, 2008

Anakku…. Selangkah semi selangkah kupijak bumi ini.. Beban yang kupikul memang berat, seakan tak ada habisnya… Di tengah dinginnya malam… Di antara manusia dengan aktifitas yang tak henti.. Ak tetap di sini anakku.. Memandang penuh arti.. Meski badan berontak ingin melawan.. Meski mata tak kuat lagi bersinar.. Kekosongan jasmani yang ada.. Usia yang tak lagi [...]

Read the full article →

HOopLaaa…

October 26, 2008

ingin lihat keajaiban…? Sinar datang menembus celah.. Yang tak ada… HOPLA…!!! Terang benderang !!! HOPLA…!! Awan tak senang.. Ayo minggir mentari ! Tak sudi sinarmu menerobos dedaunan terang.. Suasana sedih tak ada keajaiban.. Daun – daun berguguran… Menunggu… Keajaiban tiba..! Angin… Ya angin… Paling netral, tetap berhembus.. Hopla tak terjadi lagi,.. Mungkin nanti.. Yap ..!! [...]

Read the full article →

senyum..

October 26, 2008

Senyum… Senyum bagai air di pegunungan.. Senyum bagai air pelepas dahaga.. Senyum bagai kerinduan seoang kekasih.. Senyum bagai titisan sang dewi…. Senyum yang menyembuhkan.. Senyum yang memberikan kekuatan.. Senyum yang melunakkan.. Senyum yang meruntuhkan dunia… Senyum yang meringankan semua… Senyum yang mampu atasi dunia ini.. Senyum pula.. Yang membawaku padamu… Senyum juga.. Yang membawa dirimu [...]

Read the full article →

Bulat hijau…

October 26, 2008

Bulat hijau balut merah semu Biji kuning, keras, patahkan tulang putih, Sumbat bidang panjang dalam perut, Menari-nari… Seiring gerakan tanpa penyangga… Menari seirama… Kasat mata.. Sayang beribu sayang.. Hidup bulat hijau merah kusumba belum berguna…… Menari berkeliling… Belum menjerat hati.. Tapi tiba saatnya… Sedetik berlalu.. Bulat hijau merah kusumba mengayun tegas… Melayang mantap, berguna tepat [...]

Read the full article →

kehidupan

October 26, 2008

Bila ada kehidupan di balik sana.. Kan kutanya seperti apa.. Bila ada kematian disana Takan ada kehidupan yang bertahan… Tapi tempat ini, Hidup dan mati selalu di sana, Tak perduli berapa lama,… Tak perduli berapa lama,.. Kehidupan dan kematian selalu menyertai.. Agt, 26, 05 kata.kata.kata 2006

Read the full article →

Page 2 of 512345