Titik Nol

by katjha on October 26, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.83 out of 5)
Loading ... Loading ...

Dunia, tepi sunyi

beranjak

merangkak

kepada bunyi dentang

dan alunan kata.

Gemuruh sepi …

tepi makna memangku

sajak hati ….

Kembali hening ….

Kepada sepi berkata;

“kata melampaui makna”

(Katjha/untuk Ida dan Fifi/Juni 2008)

Similar Posts:

    Symphony Tanpa Nada “do” by katjha (0 comments)
    Beranjak naik, mengalun kidung membebaskan bunyi dari makna. kemudian jeda sepi, merambat pelan terh …
    Dunia Setelah Kata by katjha (3 comments)
    Hening … Sepi …. Bersambut dengan kata-kata terucap. Kemudian sepi …. Tiada yang berubah di si …
    Dunia Tanpa Koma by katjha (7 comments)
    Bagai lantunan sonata, dentang-dentang bersambung cepat, riuh mendendangkan sebuah lantunan bunyi. K …
    Lentera Akhir Malam by katjha (4 comments)
    Sepi …. hening dalam gelap dan udara malam yang dingin berhembus angin yang berbisik suara-suara d …
    Bunga-bunga Kopi Menebar Senyum by katjha (0 comments)
    Kala itu waktu pagi yang remang dan masih berselimut kabut. sebuah penggunungan yang sepi dengan keb …
    Kepada Gadis Manis Penggesek Violin VII by katjha (1 comments)
    Beranjak keremangan subuh, temaram mentari berbagi dengan kabut pagi. saat beranda ini masih sepi, l …
    Berkabar Dengan Sepasang Lampion by katjha (0 comments)
    Beku udara malam dingin, kering dan semilir angin menyayat. bagai tembang biduan yang telah beranjak …
    Antara Aku, Dia dan Lagu “Remang-remang” by katjha (0 comments)
    *)Jalanan, sebuah tepian pantai utara jawa Senja beralih malam, namun waktu yang beranjak lambat men …
    Kepada Ibu by katjha (0 comments)
    Sebuah senja Selepas hujan lebat dengan prahara kecil menyisakan suasana senja yang beku, bisu dan p …
    Pertama by Adi Jovetic (2 comments)
    Hilang semuanya enggan tuk berkata jujur jua tak makna hempas sisi berkata Meski tak dapat hati bero …

Last 5 posts by katjha

Leave a Comment



Previous post:

Next post: