Aku pernah mengenalmu, begitupun kamu pernah mengenalku
Kamu pernah berjalan disisiku, begitupun aku pernah melangkah seiring disisimu
Kita pernah saling tatap lalu tersenyum
Kita pernah saling bercerita lalu tertawa
Kita pernah saling ego hingga tumbuh pengertian
Kata Kita kini sudah jadi Aku dan Kamu
Kata jalan kita kini jadi jalanku dan jalanmu
Begitupun waktu kita kini jadi waktuku dan waktumu
Begitupun waktu kita kini jadi waktumu dan waktuku
Kemarin kamu dan aku masih ingat kenangan kita
Kenangan yang jadi prioritas utama kita untuk tersenyuman masing-masing
Kenangan yang jadi saksi bahwa keadaan kita saat itu begitu berharga
Hal itu masih berlaku hingga kita mencoba untuk seiring lagi
Seiring yang diakhiri dengan kenangan baru yang tak indah apalagi penting
Kenangan yang tak layak lagi untuk diingat oleh aku dan kamu
Sbab memang benar Cinta sama tak datang dua kali
Similar Posts:
- Maafku Untuk Cinta Pertama by WebAdmin (0 comments)
- begitu sayangnya kamu padaku begitupun diriku pada …
- Mungkin Nanti by WebAdmin (0 comments)
- Mungkin nanti ketika rambutmu sudah memutih dan tu …
- agamamu dan agamaku by kent kirafuda (0 comments)
- Hatiku selalu menangis… Jiwaku selalu terhenyak. …
- Cinta siapa by Safira (6 comments)
- Cinta ini cinta siapa Kamu yang pertama mencuri pa …
- DiaRy BiRu by Argie (0 comments)
- Kupungut sisa-sisa kata yang masih tercecer Dibuku …
- Busuk dan Membusuk ! by Pandeka Merah (0 comments)
- di ambang dua pilihan menyesakkan mari meneruskan …
- Peduli Setan by Kiki Febriyanti (3 comments)
- kamu yang tahuntahun belakang bergumul dalam waktu …
- Ini cerita kita! by WebAdmin (1 comments)
- [prolog] kita adalah dua kutub yang berbeda, tarik …
- puisi terakhir by brokenlilly (0 comments)
- ketika ku rasa lelah tanganku menulis dan fasih su …
- Di Titik Pertemuan by WebAdmin (0 comments)
- Langkahku berirama menjemput pesan singkat dan seb …
Last 5 posts by lyogi
- aku menemukan... - October 10th, 2008
- ijinkan - October 10th, 2008
- jembatan kenyataan - September 22nd, 2008
- dia yang datang malam itu - September 22nd, 2008
- tak ingin bangun lagi - September 22nd, 2008
Like this post? Post Comment, Subscribe RSS


(3 votes, average: 3.67 out of 5)