Cinta sama tak datang dua kali

by lyogi on October 26, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.67 out of 5)
Loading ... Loading ...

Aku pernah mengenalmu, begitupun kamu pernah mengenalku

Kamu pernah berjalan disisiku, begitupun aku pernah melangkah seiring disisimu

Kita pernah saling tatap lalu tersenyum

Kita pernah saling bercerita lalu tertawa

Kita pernah saling ego hingga tumbuh pengertian

Kata Kita kini sudah jadi Aku dan Kamu

Kata jalan kita kini jadi jalanku dan jalanmu

Begitupun waktu kita kini jadi waktuku dan waktumu

Begitupun waktu kita kini jadi waktumu dan waktuku

Kemarin kamu dan aku masih ingat kenangan kita

Kenangan yang jadi prioritas utama kita untuk tersenyuman masing-masing

Kenangan yang jadi saksi bahwa keadaan kita saat itu begitu berharga

Hal itu masih berlaku hingga kita mencoba untuk seiring lagi

Seiring yang diakhiri dengan kenangan baru yang tak indah apalagi penting

Kenangan yang tak layak lagi untuk diingat oleh aku dan kamu

Sbab memang benar Cinta sama tak datang dua kali

Similar Posts:

    Maafku Untuk Cinta Pertama by WebAdmin (0 comments)
    begitu sayangnya kamu padaku begitupun diriku padamu tapi ku pergi tinggalkanmu karena perbedaan,,bu …
    Mungkin Nanti by WebAdmin (0 comments)
    Mungkin nanti ketika rambutmu sudah memutih dan tubuhmu tak lagi kuat seperti sekarang. Dan duduk di …
    Cinta siapa by Safira (6 comments)
    Cinta ini cinta siapa Kamu yang pertama mencuri pandang Aku yang pertama memberi senyuman Lalu ini a …
    agamamu dan agamaku by Adi Jovetic (0 comments)
    Hatiku selalu menangis… Jiwaku selalu terhenyak… Aku belum bisa menerima semua ini… Semua yang …
    DiaRy BiRu by Argie (0 comments)
    Kupungut sisa-sisa kata yang masih tercecer Dibuku diary lima tahun lalu… Ada banyak namamu hiasi …
    Gema Tawa Siapa? by WebAdmin (0 comments)
    Ku cari rumah Tapi tak kunjung ku temukan Aku pincang tak terjamah Terusir dan terlupakan Pernahkah …
    Peduli Setan by Kiki Febriyanti (3 comments)
    kamu yang tahuntahun belakang bergumul dalam waktuku katamu kangen aku katamu sayang aku katamu pedu …
    Busuk dan Membusuk ! by Pandeka Merah (0 comments)
    di ambang dua pilihan menyesakkan mari meneruskan sudah mencukupkan tetap  bimbang lupa terpaku wak …
    Ini cerita kita! by WebAdmin (1 comments)
    [prolog] kita adalah dua kutub yang berbeda, tarikmenarik karena cinta, dan kata “I Love You” menjad …
    puisi terakhir by brokenlilly (0 comments)
    ketika ku rasa lelah tanganku menulis dan fasih sudah ku bicara maka ku gantung penaku di sudut kama …

Last 5 posts by lyogi

Leave a Comment



Previous post:

Next post: