Aku ingin berkata pada dunia
Kalau aku mampu
Meredam panasnya mentari di atas kepalaku
Aku tak pernah mengerti
Siapa aku
yang mungkin kalian temui di tepian :
terdiam sendiri, terisak – menangis kadang memarahi dunia
Aku hanya tahu
Aku sedang di sini
menunggu malaikat pencabut nyawa datang menjemput
Dan bilakah ia datang dengan lembut?
Sedangkan aku belum cukup merasakan
Fananya dunia ini
Semunya..
Mengapa mesti ada akhir?
Aku terdiam layu, hilang angan
Entah menanti apalagi
Similar Posts:
- penantian tak berujung by supernova (0 comments)
- terdiam ku disini ssendiri berteman sepi mengharap hadirnya dirimu terbisu hariku sendiri menanti se …
- Merah & Biru by Wildan Fauzi (0 comments)
- . Dia yang merah Jahat menjilat penuh semangat Angin bertiup, bangkit gejolaknya Lancang nafasnya, p …
- Dirantai Digelangi Rindu… by lembayung (0 comments)
- sisa hujan sore ini terasa membelenggu… “dingin” sepi tiada suara angin apalagi sapa manjamu diuju …
- senyum.. by Clare (0 comments)
- Senyum… Senyum bagai air di pegunungan.. Senyum bagai air pelepas dahaga.. Senyum bagai kerinduan …
- hilang by fredysoegijanto (1 comments)
- sampai pada batas keputusasaan menggapai asa yang sudah hilang, tidak akan kembali walau sampai kapa …
- Di Titik Pertemuan by WebAdmin (0 comments)
- Langkahku berirama menjemput pesan singkat dan sebuah titik pertemuan ketika malam masih bercumbu de …
- untuk trisni by wisnu bp (0 comments)
- yang ada di balik jeruji hanya itu itu saja sesekali, cahaya-mu hidupi hidupku usah kau siram daki s …
- Cahaya Malam by Bradley Setiyadi (11 comments)
- Dalam kegelapan malam Dalam kegundahan pikiran Ku ingin bertemu dengan cahaya malam Sesuatu yang ku …
- Entah Apa yang Terjadi by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Apakah jatuh cinta seperti ini Aku mencoba tak peduli Tapi aku terus dipaksa untuk peduli Aku dipaks …
- Mereka,dan aku by raihana ziva (1 comments)
- mereka bilang ini hanya sesaat, aku terus menapak waktu mereka bilang ini uji, aku terus mengasah ke …


