Kata-Kata


Puisi ini ditulis oleh pada
10 October 2008 dengan 0 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 2.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Aku terbang di udara mirip oksigen

Menunggu kau tangkap

Jarang berhasil kau merayu kemudian mengurung aku

Tapi aku menunggu kau cumbu sampai merona

Jangan kau lepas waktu kau dapat

Aku tak mungkin mati

Hanya beranak lagi

Torehan puisi-puisi lainya :

    (Tetap) Terbanglah Garudaku by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Kau adalah kebanggaan bangsa Kau adalah simbol negara Kau melambangkan persatuan Kau melambangkan pe …

    Diguncang Kata by ella_maisyarah (0 comments)
    Gelisah .. aku benci rasa gelisah ini , karena ini memakan semua energi aku. mengambil seluruh rongg …

    Untitled by supernova (0 comments)
    Dimana letaknya kebahagiaan cinta mengapa tidak pernah aku rasa apa mungkin ku tak menyadarinya atau …

    antara dia dan kata “kembali” by dwiky arifian (2 comments)
    Sebahagian waktuku hilang, ini benar benar menghilang… ntah di mana,tapi aku mencoba untuk tenang.. …

    Cemburu by WebAdmin (0 comments)
    Kau pernah memujanya..mungkin tanpa kau sadari Dalam bahasa abstrakmu tak mampu kau ingkari kagum mu …

    Sendiri…Hari Ini by WebAdmin (1 comments)
    Jangan buang waktu mengetuk pintu kamarku. Hari ini aku enggan keluar meski udara pagi segar. Entahl …

    Pemulung Kata by WebAdmin (0 comments)
    Melepas kata-kata hingga membumbung tinggi ke udara cair…dibakar mentari hingga menjadi serpihan-ser …

    pembelok jalan by arif_rizki (0 comments)
    PEMBELOK JALAN I apa yang kau tangkap dari percik hujan yang jatuh di selokanmu? tidak lain hanya ri …

    Melabuhkan Kata-kata by katjha (0 comments)
    Kata berbuah senyum, seulas, merona Tatap mata terpancar hinggap pada ketegaran bersatu dengan sosok …

    Penyelam Kata by albertjl (0 comments)
    Ombak-ombak itu berseru-seru Dan angin pun berbisik pelan Menyambut darah-darah baru Dari kutub utar …

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Category: Bebas

Leave a Reply