Archive for October, 2008

Upgrade ke Wordpress 2.6.3

Engine wordpress telah di update dari versi 2.6.2 menjadi 2.6.3

Menjadi Manusia

Terbelenggu sepi
Dalam ruang hampa hati
Teriakkan Aku
Teriak sampai semua tertidur

Kepenatan
Lelah memaksa karamkan letih
Terpikat
Terlena
Terhampar
Gempita Dunia
Maknai raga kosongkan jiwa
Akhirnya berkata
Aku adalah Raja!

Bagaimana aku menjadi manusia?
Nurani tergadaikan kuasa
Bagaimana aku menjadi manusia?
Hasrat utamakan rasa
Bagaimana aku menjadi manusia?
Milikku dahulukan bahagia
Hak-hakku..!
Ya!! Hak-hakku..!!
Hak-hakku yang utama!!!
Hak Asasi Manusia!

Bagaimana aku punya hak kalau aku bukan manusia!!?
Bagaimana aku menjadi manusia?
Hak Asasi utamakan damai
ah…
Susahnya jadi manusia…

Meng-angan Dirimu

sering raga tak dibadan
sering fikir tak menetap
jauh lepas menerawang
melukis wajah si manis penggelitik hati

ketika angan melayang kucoba menarik serta anganmu
mengajakmu berdansa di kayangan
menyempurnakan hidup satu kali saja
hanya saat kau disisiku

Selalu melangkah pada jarak dua anak panah…

Selalu melangkah pada jarak dua anak panah…

Berusaha mendekat dan tersampai pada alunan….

Sang Ruci…..

Yang selalu memberikan kesegaran bagi segalanya…

Tanpa terasa berusaha merengkuh dan berkuasa atasnya..

Bahkan setelah mengetahui…

Arti kebebasan dan kesendiriannya…

Hanya saja terlalu menyedihkan pada kesendiriannya…

Hanya saja terlalu menyakitkan pada amarahnya…

Kenyataan terkadang sangatlah jelas…

Terkadang bagai mencari dalam kegelapan…

Mereka membagi dalam dua keberadaan…

Adanya hitam dan putih….

Dan kemudian berlanjut pada cerita yang selalu mengisi dunia…

Dengan keindahan yang sesuai dengan kapasitasnya…

Yang tak dapat diraih rahasianya oleh sebagian manusia….

Memasuki lembaran baru…

Atau hanya akan mengulang kejadian yang sama…

Tak hanya janji semata…

Tak hanya usaha belaka….

Perpaduan antara kerusakan yang membunuh…

Dan jiwa yang luruh…

Sungguh seakan menjadi sebuah pantangan…

Pada satu jenis..akan kebebasan…

Mengutarakan perasaan…

Jatuhkan air mata….

Selalu mencoba berdalih…

Alasan-alasan yang menjadi perisai…

Kebohongan-kebohongan yang menyelamatkan..

atau malah menghancurkan?

Tak sanggup menilai segala sesuatu…

Ketika segalanya menjadi sulit…

Hanya diam terpaku…

Meratapi lemahnya kalbu….

I’m just a Sword with no honor….

I let my anger to spread and conquer…

And you are the flower

That will always bloom in the summer….

Sepasang Sayap Untukmu

Jika aku adalah seorang pelukis

akan aku tambahkan sepasang sayap

pada sosokmu di atas kanvas.

Agar engkau dapat terbang,

menjangkau batas-batas ruang,

melihat dunia dari sisi yang luas.

Agar hatimu melihat seluas lautan,

kemudian terbang tinggi dengan nurani yang bersih,

bebas melihat kemanusiaan yang terus hidup dan

menjadi inspirasi setiap gerak kehidupan.

Agar sayap-sayap itu membebaskanmu

dari belenggu ruang dan waktu yang terasa mapan

dan selalu membodohimu.

Semoga dengan sayap-sayap yang kulukis

engkau dapat terbang dari dunia mimpi

yang penuh rasa takut, kepalsuan.

Dalam langit yang tinggi,

semoga engkau jelang hening alam

bersatu dalam dirimu yang fana.

(Katjha/untuk Santi, Jogjakarta/Oktober 2008)