jembatan kenyataan

aku memulai sebuah langkah
langkah dari perjalanan untuk menjalani kehidupan
di saat aku mulai memahami tujuanku
aku pergi terlalu jauh dari kenyataan
duduk termenung disudut terdalam dari imajinasiku
belajar dan mencoba memahami tentang arti dan tujuan dari kehidupanku
hingga hari ini tiba
aku mulai tersadar
entah berapa waktu aku merenung dalam kedalaman pikiranku
hingga akhirnya sang nyatalah yang memberi inspirasi untuk aku mulai bergerak
menuju jembatan yang dulu telah kuseberangi
sebelum akhirnya terlalu lama aku terdiam
terperangkah dalam lubang hitam yang bernama pikiran dan imajinasi
melupakan kenyataan dan selalu tinggal dalam penantian
hari ini
aku akan mulai merangkak lagi sebelum dapat melangkah
menuju titik cahaya menyebrangi jembatan untuk kembali pada realita
apapun yang menantiku disana
pengalaman akan kenyataan selalu lebih punya arti daripada penantian dan perenungan dalam imaginasi

Last 5 posts by lyogi

2 Comments

  1. Asa wrote
    at 6:29 pm - 7th October 2008 Permalink

    aku setuju…

    ReplyReply
  2. kaligula wrote
    at 7:03 pm - 21st June 2009 Permalink

    what a waste of time this was

    ReplyReply

Trackbacks & Pingbacks 1

  1. From putri’s Blog » Blog Archive » 22 sept 2008 on 22 Sep 2008 at 12:25 pm

    [...] jembatan kenyataan September 22nd, 2008 [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

Tautan komentar adalah nofollow free.