langit tenggelam
lalu kamu datang dari balik bayangan bintang
sebuah sosok tentang arti dari suatu ketenangan
kumpulan dari impian yang dulu hanya mampu kuangankan
keanggunan dari masa lalu yang hidup tanpa mengenal batas waktu
suatu kehidupan yang tak mengenal batas logika
uraian sisi senyuman dalam balutan kesunyian
keinginan tanpa haus akan kepuasan
suatu keindahan tanpa batas dalan perwujudan anak manusia
Similar Posts:
- ANAK by WebAdmin (0 comments)
- Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata, Bicaralah pada kami perih …
- geeks?? by andripr (0 comments)
- takdir seorang geeks hanya di temani lembutnya salju dan dinginnya malam hanya kepingan logika di al …
- geeks?? by andripr (0 comments)
- takdir seorang geeks hanya di temani lembutnya salju dan dinginnya malam hanya kepingan logika di al …
- PENYAIR by WebAdmin (0 comments)
- Dia adalah rantai penghubung Antara dunia ini dan dunia akan datang Kolam air manis buat jiwa-jiwa y …
- Bolehkah Lagi by dyatri (2 comments)
- kesunyian malam dan alunan tembang lama hantarkanku pada kenangan kita membaca lagi salinan hatimu p …
- Jejak Lumpur by anjasberguna (0 comments)
- Banyak kulihat dan kudengar sibuknya manusia mencari arti hidup sesuggguhnya. Bahkan diri inipun ti …
- Sepasang Sayap Untukmu by katjha (3 comments)
- Jika aku adalah seorang pelukis akan aku tambahkan sepasang sayap pada sosokmu di atas kanvas. Agar …
- TANYA SANG ANAK by WebAdmin (1 comments)
- Konon pada suatu desa terpencil Terdapat sebuah keluarga Terdiri dari sang ayah dan ibu Serta seoran …
- Kesetiaan by sight_cla10 (1 comments)
- Kesunyian mengikuti langkah kaki sang malam Setia menanti dari ujung senja hingga diperaduan Meski b …
- BIRU 5 by meadow (0 comments)
- BIRU 5 Untuk apa tundukkan kepala Hatiku tergenggam Untuk apa pejamkan mata Jiwaku merindu Bayangank …
Last 5 posts by lyogi
- Cinta sama tak datang dua kali - October 26th, 2008
- aku menemukan... - October 10th, 2008
- ijinkan - October 10th, 2008
- jembatan kenyataan - September 22nd, 2008
- tak ingin bangun lagi - September 22nd, 2008


