Sajak hati buat Bunda


Puisi ini ditulis oleh pada
16 September 2008 dengan 7 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (27 votes, average: 4.70 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Hari ini kulihat bunda

Termenung termangu

Ada apa?

Saat bicara air mata berlinang

Salahkah aku bunda ?

Kukejar cinta terlarang

Tapi apa daya……………….

Andai bunda mengerti

Tak Cuma bahagia kudapat

Tangis pun ada

Kenapa kubertahan bunda

Kurasa cinta

Jangan salahkan aku lagi

Aku muak tapi tak benci

Bunda jangan pasung aku

Dengan derita yang pernah terasa

Bunda garisku berbeda

Telapak , kepala hingga raga

Biar aku bebas aku tau jalanku

Bila benci bunda tak terelakan

Aku mohon jangan pernah tolak sujudku

Biarkan aku memujamu

Karena selalu dilubuk hatikku

Ditiap linang air mataku

Ditiap tutur bahasa mulutku

Bunda selalu menjadi surgaku

Torehan puisi-puisi lainya :

    Nasihat Bunda by WebAdmin (0 comments)
    Nak, jadi perempuan kita harus pintar Agar tidak mudah terpedaya rayuan gombal para pria Nak, kamu h …

    Terlanjur Khidir di Tangan Bunda by WebAdmin (0 comments)
    Terlanjur Khidir di Tangan Bunda *edelweis Berlayarlah hingga batas mana cinta pernah kita idamkan J …

    Beristirahatlah Hati by WebAdmin (0 comments)
    : bundasayang,bunda inez sayang, sudah kusiapkan ranjang nyaman lengkap dengan bantal dan guling yan …

    Perjalanan by m4rc3l (1 comments)
    Bila langit takkan mendengar Bila waktu telah sungkan berjalan Aku tetaplah aku.. S’lalu larut dal …

    Gugusan Rindu Buat Bunda by lembayung (1 comments)
    dosa telah diujung jalan yang hitam tinggal mencekam. lampu_lampu malam menyorot sekujur tubuh, ada …

    jangan pernah mencintaiku by supernova (0 comments)
    sudah buang saja cintamu itu jangan kau serahkan padaku mengapa kau tak dengarkan aku jangan pernah …

    Cahaya Suram by dlavan9 (0 comments)
    Menata kembali angan dalam sunyi Aku tersedu merayu Namun kalbu ‘tak lagi ingin kembali Menyentuh …

    Nikmati saja Rasa ini by syifaku74 (0 comments)
    Mustinya Kita tak pernah Salin Mengenal Mustinya kita tak pernah Saling memandang Mustinya kita tak …

    Cinta diujung senja by Adi Jovetic (0 comments)
    Senja hari ini mengapa begitu berbeda tak tampak langit barat berarak merah pekat semua tertututp a …

    Puisi bumi kepada matahari by WebAdmin (0 comments)
    Hey mentari pagi…mengapa kau bersembunyi di balik awan hitam? Apakah kau tidak tahu aku merindukan …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Anak, Bebas, Cinta, Orang Tua, Religi, Sejuta Puisi

Comments (7)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. aKoEnK’s Blog » Blog Archive » Romantic sytes | 21 September 2008
  1. jade says:

    siapapun Anda…. pasti semua ini keluar dari hati yang paling dalam… dan siapapun Anda, saya ikut merasakan kepedihan itu…..

  2. Crstalyd says:

    Sajak yang menyusuk di dalam diriku..

  3. dinda tyash says:

    sajak yang menyuksuk di dalam hidupku….

  4. heny gustine says:

    puisinya baguz

  5. HERRY CAHYADI says:

    KABUT TIPIS DI ATAS TELAGA BIRU…
    SELIMUTI HATI YANG TERSENDIRI…
    PUTIH NYA BEGITU LEMBUT DAN ANGGUN…
    MUSNAH SUDAH SEPI MIMPI….
    MENJELMA MENJADI MIMPI INDAH DAN BERWARNA…
    …TEPIAN ASA TERPAGARI BELANTARA KASIH…
    DAHAGA KU AKAN MU TAK BERKESUDAHAN…
    HAUS….HAUS…DAN SELALU SAJA AKU HAUS….
    AKAN HADIR MU DI SISI KU……
    (dahaga ku tentang mu 16:20 wib)jun 2010

  6. eva says:

    eeeemm , menyentuh bngeett

Leave a Reply