Archive for August, 2008

Upgrade ke wordpress 2.6.1

Puisi.Org kembali melakukan upgrade engine wordpress 2.6 menjadi wordpress 2.6.1, untuk melihat detil perbaikan dari wordpress ini silakan di lihati di sini saja

Hati Kecilku

harapan-harapan yang telah terpenuhi tidak hanya membuatku bahagia

tetapi dengan tidak sengaja telah menghancurkan impian yang selama ini telah ku tanamkan dalam diriku

jiwaku haus, haus akan kebahagiaan yang seharusnya ku raih

perih, sakit selalu menyertai hati kecilku

andai semua orang dapat merasakan apa yang aku rasakan

mungkin mereka juga akan melakukan hal yang sama seperti hal bodoh yang telah aku lakukan

tolong aku…….

Bajuku Sayang

Satu dua tiga sepuluh seratus seribu
Entah, entah berapa kali baju ini ku rusak
Padahal baju ini selalu menjagaku
Melindungiku dari panasnya dunia
Menghangatkan dari bekunya suasana

Alibi bak tameng baja nan kokoh
Aku menyayangi bajuku ini kok
Tiba-tiba satu kancing terlepas dari tempatnya
Sedikit terbuka dadaku
Tak apalah masih ada kancing yang lain

Tak peduli dengan satu kancing yang terlepas
Baju itu tetap setia melekat
Selalu menjagaku
Melindungiku
Dan menghangatkanku

Namun debu yang melekat tak ku abaikan
Kotoran ku anggap angin lalu
Noda-noda..ah sudah biasa

Satu persatu kancingnya berjatuhan
Jahitan pinggirnya semakin menganga
Ah..tak apalah
Baju ini masih melekat di badan
Masih bisa menjagaku
Masih bisa melindungiku
Dan ya..masih bisa menghangatkanku

Tiba-tiba tiupan amarah datang menerpa
Mengibas-ngibaskan baju itu
Ku coba menahannya sekuat tenaga
Baju itu seakan mau terlepas
Begitu kencangnya angin itu
Badanku menggigil
Dinginnya meresap kesetiap sudut tulang

Kurasakan tiada lagi yg menjagaku
Tiada lagi yang melindungiku
Dan tiada lagi yg menghangatkanku

Tersadar di atas lidahku
Semua bertopeng ego
Semua beralaskan ingkar
Semua menyakiti
Semua tiada berarti
Semua

Kukumpulkan seluruh energi
Kumantapkan kaki-kaki
Kukokohkan dinding hati
Untuk menggerakkan lidah ini

Maafkan aku sayangku
Maafkan aku

Sekeping hati milikmu

Puisi mu begitu puitis..

Makna lisan mu begitu dalam..

Arti sikapmu begitu luas..

Kata hatimu begitu menghujam..

Tak mampu ku menatap..

Tak mampu ku berucap..

Tak mampu ku besikap..

Hanya hati yang dapat menangkap dan merasakan..

Meski misteri belum juga tersibak..

Ach Sayangku…

Selalu ada dua sikap yang aku tangkap…

Kadang sangat romantis seromantis untaian nyanyian cinta…

Kadang cuek seolah tak ada apa-apa…

Entah makna apa yang tersirat…

Tak mampu sepenuhnya ku ungkap…

Sampai tak berani aku menafsirkanya…

Aku hanya hati yang mengikuti kata hati ku sendiri..

Ku akan mengalir seirama apa kata hatimu..

Bila hatimu masih mengetuknya ku akan ikuti kemanapun dia pergi..

Dan bila itu hanya fatamorgana….aku tetap akan mengiringinya..

Coretan rindu

Kumiliki sepenggal cinta yg tak urung jadi nyata…

Dan sebuah rindu yang hanya mungkin aku sendiri yang mengerti…

Karena dirimu tak mungkin ku miliki…

Seakan penantian yang tak berujung…

Ku tempuh jalan hidupku

Sambil berjanji dalam hati tuk selalu menyayangimu

Meski bayangmu selalu hadir dalam angan dan mimpiku

Kucoba tuk mengerti bahwa asa ini adalah asa yang tak bertepi

Dan kini….aku jatuh cinta lagi

Bila kau baca coretan ini

Jujur aku sangat merindukanmu

Walau tak pantas untukku berharap tentangmu

Karena kau bukan milikku

Kendati berat rasa rindu yang ada…

Tapi ini adalah realita…

Dan aku hanya bisa berucap…

aku sangat mencitaimu….