July 2008

Impian Malam

July 16, 2008

tanyaku pada rembulan mengapa sinarmu redup begini sapaku pada angin malam mengapa terpaanmu dingin begini sedangkan sepi kian menghujam di kala hati terkikis kerinduan di ujung penantian malam kala kurengkuh indahnya bayangan berpegang asa kuhibur hati kala kugoreskan pena berpeluh rindu kurangkai kata diatas secarik kertas putih ini seputih jiwa dan kerinduanku ku rindu hadirmu [...]

Read the full article →

penyesalan

July 16, 2008

mungkin engkau merasa bahwa aku adalah manusia paling bahagia di dunia ini, yang merasakan banyak cinta dari wanita merasakan kebahagiaan yang tak pernah kau rasakan dalam kehidupanmu tetapi sesungguhnya aku adalah manusia yang paling malang di dunia ini, aku merasakan pahit dan manisnya penyesalan , sungguh aku melalui kehidupan ini dengan banyak penyesalan.. takkan ada [...]

Read the full article →

berpisah

July 16, 2008

bila saat ini engkau ingin pergi, aku akan merelakanmu demi kebahagiaanmu aku ingin memastikan langkahmu adalah hal yang tepat untuk kita // apakah aku sanggup menghadapi siang malam, hujan badai tanpamu kini jejakmu telah hilang, di telan badai saat kau lambaikan tanganmu// apakah mimpiku tetap berarti , walau engkau telah menghilang di gelapnya malam? hilang [...]

Read the full article →

Upgrade ke WordPress 2.6

July 15, 2008

Baru saja kurang kurang dari 3 bulan di upgrade menjadi wordpress 2.5.1 sekarang sudah upgrade lagi ke wordpress versi 2.6 , tapi dengan diupgrade versi wordpressnya, semoga web puisi ini menjadi lebih baik dan meningkatnya performa dari web itu sendiri, karena versi terbaru ini telah mengalami penambahan beberapa fitur dan perbaikan dari bug-bugnya seperti yang terangkan di blognya wordpress

Read the full article →

ESOK NANTI (kesandung mendung bag.2)

July 15, 2008

Baca sajak sebelumnya, ‘Buah hati (kesandung mendung bag.1)‘ Bocah berulah datang menodong Tagih janji bapak yg tidur di siang bolong Minta mainan seperti punya anak tetangga Mengamuk karena bosan bermain ular tangga Bocah menangis bersembunyi di bawah kolong Terisak tak mengerti kenapa bapak berbohong Minta mainan baru sejak hari rabu Merengek karena bosan bermain bambu [...]

Read the full article →

Lentera Akhir Malam

July 4, 2008

Sepi …. hening dalam gelap dan udara malam yang dingin berhembus angin yang berbisik suara-suara daun kering, terserak dan berguguran di atas tanah yang berdebu. Musim kemarau ini belum terlalu lama kulewati, masih kujelang gamang dan malam-malam dingin di bawah taburan bintang-bintang di langit yang angkuh dan beku. Malam ini aku kembali beranjak sendiri meniti [...]

Read the full article →

SENDIRI

July 4, 2008

aku meringkuk dalam gelap menangkap bayangmu yang datang sekejap mengejar suaramu yang lirih menjauh menghirup wangi tubuhmu yang kian hilang tersapu angin dan aku terkapar menggigil sendirian merindukanmu dalam ruang yang pengap

Read the full article →

DALAM SECANGKIR KOPI

July 4, 2008

secangkir kopi ini mengingatkan aku padamu pada malam yang kita lewati bersama secangkir kopi ini mengingatkan aku tentangmu tentang keluhkesah yang kita teriakkan bersama secangkir kopi ini mengingatkan aku pada secangkir kopi yang dulu kebanyakan gula pada kenangan manis kita yang tidak mudah sirna secangkir kopi ini mengingatkan aku pada secangkir kopi yang lupa ku [...]

Read the full article →