Mengenangmu membuatku mengerti kau ibarat jelmaan keindahan tuhan berbentuk perempuan.bening matamu sebentuk telaga yang memberi kedamaian,mengenangmu adalah membuatku sadar betapa aku terlalu mengharapkan kau hadir disini.
Puisi kiriman dari Dhino
Similar Posts:
- Diam by WebAdmin (0 comments)
- Laksana diamnya karang,inilah ksndirian yang panjang,melampaui segala rasa, semenjak kau memilih jal …
- Ketika by raihana ziva (0 comments)
- ketika senja menyapa aku kembali mengenangmu kembali merindumu kembali meratap ketika santun waktu m …
- riap by noe (0 comments)
- TUHAN , ajarku mengerti apa yang terjadi , disaat semua pergi , agar aku tak sepi . TUHAN , bimbing …
- biarkan by WebAdmin (0 comments)
- Sayapku rapuh Aku tak bisa menerjemahkan Seisi hatimu, terlalu rendahnya aku Langkahku sempit Aku ta …
- Kau Menungguku Membatu by WebAdmin (0 comments)
- waktu lapuk kita masih terduduk empuk sudut malam yang kian pudar bibirmu yang mekar dikecup mimpiku …
- Tentang Sebuah Keindahan by Just_ste (2 comments)
- menari dan tertawa dalam hamparan rumput yang hijau.. memejamkan mata.. biarkan raga ini bergerak se …
- Saat Kau Miliknya by WebAdmin (0 comments)
- waktu lapuk kita masih terduduk empuk sudut malam yang kian pudar bibirmu yang mekar dikecup mimpiku …
- Hidup Itu Indah by Just_ste (2 comments)
- Pertama kalinya aku hadir di dunia ini… Aku tak mengerti apa-apa.. Lemah, dan sungguh rentan.. Tak …
- SALAHKU KAH ? by WebAdmin (4 comments)
- apakah aku terlalu cepat datang menghampirimu untuk mengatakan betapa aku menyayangimu apakah aku te …
- SALAHKU KAH ? by WebAdmin (2 comments)
- apakah aku terlalu cepat datang menghampirimu untuk mengatakan betapa aku menyayangimu apakah aku te …
Last 5 posts by WebAdmin
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka - May 10th, 2011
- Kumuntahkan Dalam Bahasaku - May 10th, 2011
- Angan Di Pelupuk Mataku - May 10th, 2011
- Selembar Anganku Melambai Ringan - May 10th, 2011
- Sekerat Mimpiku - May 10th, 2011


(2 votes, average: 4.50 out of 5)
{ 1 comment… read it below or add one }
Oke banget,tapi buka satu puisi koq jadi banyak tampilanya.