Membunuh Waktu

aku ingin sekali menangkap langkah sang waktu
memasang jerat tak terlihat
di jalan yang biasa dilalui

lalu dengan hati bahagia
mata berbinar dan wajah berseri-seri
kuikat dan kugotong atau kuseret-seret
ke ruang gelap tak berpintu
tak berjendela
apalagi tirai

di sana pekat, dingin dan hampa
tak ada kehangatan tak ada pula senyuman
bahkan tanpa keberadaan

aku menghantar waktu kepada ketiadaan
membuangnya..
lalu pergi dengan diam
membisu..

bila aku berpapasan dengan pencari waktu
pengejar waktu
pemburu waktu
penentu waktu
pengatur waktu
pencatat waktu
penunggu waktu
penjaga waktu

aku akan diam membatu

atau bila mereka memaksaku
mendesakku
menangis
merengek
dan memohon dengan penuh kepiluan

bila aku menjadi iba
bila air mata tak tertahankan
tak terbendung dan menetes di ujung kakiku

ah.. biarkan saja menangis
biarkan saja rasa iba penuhi hati
biarkan saja air mata menetes membasuh kaki

lalu diam kembali membisu
pergi mencari jalan pulang
memeriksa jerat tak terlihatku
mungkin sudah berhasil?

18/07/2008

Puisi Kiriman dari Castaway

Last 5 posts by WebAdmin

Popularity: 9% [?]


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3 out of 5)
Loading ... Loading ...

Leave a Reply


Tautan komentar adalah nofollow free.
14 views