Jika kau tetap dapat menegakkan kepala
Ketika semua milikmu lenyap dan orang mencelamu
Jika kau tetap dapat mempercayai dirimu sendiri
Ketika semua orang mencelamu
Jika kau sedang menanti dan tidak menjadi lelah karenanya
Atau membohongi kehidupan, jangan melakukan kebohongan
Atau hidup dalam kebencian, jangan membenci
Jangan berlaku terlalu baik ataupun berbicara terlalu bijak
Jika kau memiliki cita-cita dan tidak diperbudak olehnya
Jika kau dapat berfikir dan itu bukan merupakan tujuan hidupmu
Jika kau diperhadapkan pada keberhasilan dan kegagalan
Namun tetap dapat menguasai diri
Jika kau tetap dapat berpijak pada kebenaran yang kau yakini
Serta menjadikannya perangkap bagi sibodoh
Atau menatap kehidupanmu….hancur
Lalu membungkuk dan membangunnya kembali dengan peralatan bekas
Jika semua keberhasilan yang telah kau raih selama ini harus kau pertaruhkan
Dan ketika gagal, kau memulainya lagi dari awal
Dengan tanpa mengeluh sepatah katapun karenanya
Jika kau mampu menguasai hati, keberanian serta nadimu
guna mendukung tindakanmu setelah semuanya musnah
Dan tetap dapat bertahan meskipun kau tidak memiliki apapun
Kecuali semangat membara yang memaksa, “bertahanlah”
Jika kau sedang berbicara dengan banyak orang dan tetap dapat memperlihatkan jati dirimu
Atau berjalan bersama para raja dan tidak lupa diri
Jika lawan dan karib tidak mampu menyakitimu
Jika rekan kerjamu bekerja tidak dengan sepenuh hati
Jika kau dapat mengganti menit yang terhilang
Senilai enam puluh detik jarak lari
Milikmu adalah bumu dengan segala isinya
Dan lebih dari semuanya itu,
Kau menjadi akan menjadi laki-laki…..anakku.
Puisi dari Rdyrt Kplng
disadur di serpong
20 juni 1998
Puisi Kiriman dari Sight_Cla10
Similar Posts:
- Jika by sight_cla10 (1 comments)
- Jika kau tetap dapat menegakkan kepala Ketika semua milikmu lenyap dan orang mencelamu Jika kau teta …
- Salahkah Jika Aku Menanti by Adi Jovetic (0 comments)
- “Salahkah jika aku menantimu” mungkin semua itu hanya sebuah kebodohan semata, hanya sedikit orang …
- SD INPRES 5/81 DESA PARUMPUNG by anjasberguna (0 comments)
- Sebuah ruang kusam senantiasa menitikkan kesedihanmu. Kesedihan yang terbias dari bersinarnya paras …
- Jujurlah Padaku! by WebAdmin (4 comments)
- Jika sekiranya kau bukan lagi bagian dari taman kahyangan itu…. Ibarat bunga yang telah dipetik, dip …
- Kecewa… by d_man (1 comments)
- Aku kecewa pada diriku sendiri Kecewa tidak bisa mandiri kecewa tidak bisa menyelesaikan masalah sen …
- Teh by katjha (0 comments)
- Secangkir teh hangat di atas meja kayu kecil engkau angkat, kemudian ditumpahkan di atas kertas aku …
- Rintihan Kerinduan by alimcihui (1 comments)
- Disini tempat kuperpijak dan menari-nari adalah tempat terindah bagi mereka semua tapi tidak bagiku …
- Balada Orang Merindukan Pelangi by katjha (0 comments)
- Tinggal kata, orang berucap berlalu terserak pandang, bayang menikung hilang dalam balutan mega-meg …
- Untuk Apa Puisi Ini by irsyad.zaki (13 comments)
- Puisi ini, untuk apa harus tercipta. jika ibu-bapak di rumah masih saja membakar diri di bawah pana …
- Yang akan tiada… by m4rc3l (0 comments)
- Tawamu akan jadi hiasan senyumku Sedihmu akan jadi tangis jiwaku… Jika aku mati kuburkan aku dihal …
Last 5 posts by WebAdmin
- Nak, Belajarlah Untuk Mengerti Luka - May 10th, 2011
- Kumuntahkan Dalam Bahasaku - May 10th, 2011
- Angan Di Pelupuk Mataku - May 10th, 2011
- Selembar Anganku Melambai Ringan - May 10th, 2011
- Sekerat Mimpiku - May 10th, 2011

