Tanpa Judul

by WebAdmin on July 16, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Maaf saya tidak dapat menemukan judul yang tepat
untuk untaian kalimat yang hendak saya tulis
hari-hariku dipenuhi oleh suara-suara tak bergetar seperti kemarin ….
getaran itu semakin lama semakin sayup… perlahan
getaran itu melemah dan berhenti
seperti denyut nadi anak-anak ingusan
tak terdengar mereka oleh gesekan angin

Jika demokrasi adalah judul terindah bagi suatu bangsa
maka bangsaku hendak menggunakannya pula
mereka mengorbankan jiwa dengan sukarela atau dengan pesan
mereka sama-sama berdarah dan bahkan hilang oleh dahaga tanah
aliran sari-sari makanan kebebasan tak pernah sampai
tersebar ke seluruh tubuh
berhenti mereka di antara lembaran-lembaran kertas berstempel

Maaf jika hidupku adalah demokrasi
nampaknya ia tak punya judul lagi
kadang saya merasa sangat berharga dan ingin hidup
seperti jiwa Chairil Anwar
namun kadang saya menemukan ketidakbernilaian
yang mendorongku untuk mengakhiri hidup
the object of my affection telah mati
bersama judul tulisan-tulisan tentang demokrasi yang semakin kabur

Diambil dari: http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Puisi/Default.htm

Similar Posts:

    Cinta Adalah Saya by Bitaz (0 comments)
    Seseorang pernah menghampiri saya Kemudian ia bertanya dengan tiba-tiba Katanya, apa itu cinta? Saya …
    Pemasangan Adsense Google by WebAdmin (0 comments)
    Pertama-tama saya mohon maaf apabila dalam tampilan web puisi.org ini saya pasang adsense google yan …
    Aku Pendosa by tanpatandabaca (0 comments)
    inilah sejujurnya dari seribu satu serapah yang telah terucap aku, aku…, aku seorang pendosa semua …
    Catatan Untuk Malam by soul list (0 comments)
    Maaf karena saya terlalu lama mengacuhkanmu, membiarkanmu melewati pergantian hari tanpa cerita Saya …
    Jejak Lumpur by anjasberguna (0 comments)
    Banyak kulihat dan kudengar sibuknya manusia mencari arti hidup sesuggguhnya. Bahkan diri inipun ti …
    ………………………… by soul list (0 comments)
    Saya tak punya tempat lagi untukmu. Bahkan dihati saya!! Diruang hati saya sudah penuh sesah oleh ba …
    Melati itu juga akan punah by Wimfi Three hady Irawan (0 comments)
    biarkan mentari bernyanyi biarkan mereka menari dalam kalut kabut yang tak mau enyah biarkan pekat b …
    Ujung Pelangi by WebAdmin (0 comments)
    Saya pergi. Kemana ? Mencari ujung pelangi. Dengan siapa ? Sendiri. Mengapa? Karena sepi. Butuh tema …
    Kopi dan Kamu by Kiki Febriyanti (1 comments)
    entah sudah gelas ke berapa… kadang sulit ku pahami kenapa aku tak bisa berhenti meneguk kopi sepe …
    Cinta : sebuah karya dari khalil gibran by chaoticrubben (185 comments)
    kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan? itu kare …

Last 5 posts by WebAdmin

Leave a Comment



Previous post:

Next post: