Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia
Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu
Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu.
Adakah aku akan melihat orang tuaku
sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu
DeKalb, June 10, 1999
Diambil dari : http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Puisi/Default.htm
Last 5 posts by WebAdmin
- Uograde ke Wordpress 2.6.3 - October 26th, 2008
- Upgrade ke Wordpress 2.6.2 - September 9th, 2008
- Upgrade ke wordpress 2.6.1 - August 19th, 2008
- Saat Kau Miliknya - August 13th, 2008
- Kau Menungguku Membatu - August 13th, 2008
Popularity: 14% [?]

(4 votes, average: 4 out of 5)