Aku Dimakamkan Hari Ini

by WebAdmin on July 16, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (11 votes, average: 3.82 out of 5)
Loading ... Loading ...

Perlahan, tubuhku ditutup tanah,

perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan…

.

Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal,
Apalah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat,
rekan bisnis, atau orang-orang lain,
aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.

.

Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,
Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,
Tangan kananku menghibur mereka,
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri, disini,
menunggu perhitungan…

.

Menyesal sudah tak mungkin,
Tobat tak lagi dianggap,
dan ma’af pun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri…

.

Tuhanku,
(entah dari mana kekuatan itu datang,
setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya),
jika kau beri aku satu lagi kesempatan,
jika kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja…

.

Aku harus berkeliling, memohon ma’af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku.
yang selama ini telah aku sakiti hati nya
yang selama ini telah aku bohongi

.

Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,
yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
yang kumakan, bahkan yang kutelan.
Aku harus tuntaskan janji janji palsu yg sering ku umbar dulu

.

Dan Tuhan,
beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta ,
teringat kata kata kasar dan keras yg menyakitkan hati mereka ,
maafkan aku ayah dan ibu ,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayang mu
beri juga aku waktu,
untuk berkumpul dengan istri dan anakku,
untuk sungguh sungguh beramal soleh ,
Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu,
bersama mereka…

.

Begitu sesal diri ini
karena hari hari telah berlalu tanpa makna
penuh kesia-siaan
kesenangan yg pernah kuraih dulu, tak ada artinya
sama sekali mengapa ku sia sia saja ,
waktu hidup yg  hanya sekali itu
andai ku bisa putar ulang waktu itu…

.

Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma’afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan…

Diambil dari : http://renirosari.staff.ugm.ac.id/puisi.htm

Similar Posts:

    Hari Ini by WebAdmin (0 comments)
    hari ini adalah hari paling spesial buat ku Hari ini juga hari terindah selama hidup ku dan mungkin …
    Menjelang Sidang Skripsi by WebAdmin (2 comments)
    Telah Nyeri Seluruh Sendi Telah Luruh Lemak Separuh Itu Semua Demi Hari Ini Ibunda Tengah Menanti Sa …
    Maaf by ngurah (4 comments)
    Sayang…. Maaf jika untai kataku buraikan mimpi kita Aku ingin jujur tentangnya Seorang yang datang …
    Bintang Malam by Galang (9 comments)
    Bintang malam hadirkan bahagia dihati yang lama terdiam Bintang malam menjadi saksi cinta kita yang …
    kepercayaan by VIOLET (3 comments)
    Sesaat ku rasakan kebahagian yang dulu tidak pernah aku dapatkan Perkataan indah yang terucap dari b …
    First or Last Kiss? by Adi Jovetic (0 comments)
    Semua cintaku bersemi Saat kau cium diriku tuk pertama kali Semua terasa bermakna Dalam hidupku Hang …
    Sepi by WebAdmin (2 comments)
    Aku masih terduduk disini sendiri Ditemani sepi yang tiada bertepi Merenung tiada habis Teringat aka …
    Yang Pergi Tanpa Melambaikan Tangan by katjha (0 comments)
    Hanyut dalam euphoria lantunan musik untuk menutup perjamuan hari itu, semua bubar melangkah pergi m …
    Hadirmu by WebAdmin (3 comments)
    hadirmu.. entah bagaimana telah menyita segenap rinduku hadirmu.. pun telah merobek jiwa gelisahku s …
    Linear by oliviawijaya (0 comments)
    Waktu berganti masa berlalu Sekedar berkelana tapi bertemu Bukan kebetulan namun ada sesuatu Entah …

Last 5 posts by WebAdmin

{ 1 comment… read it below or add one }

Agus Yuli January 31, 2011 at 12:35 am

Alloh ampuni aku atas semua dosa dan perbuatanku, juga sampaikan permohonan maaf kepada anakku atas semua ucapanku, keslahanku dan perbuatanku, banyak kata yang belum terucap, hanya doa yang bisa kupanjatkan kepadaMU, hanya satu harapanku tempatkan dia di surgaMU dan pertemukan aku di sana bersama keluargaku. Alloh bantu aku untuk senantiasa di jalanMU, mencari bekal untuk bisa bertemu denganMU, jangan biarkan aku terjerumus terlalu dalam dalam dosa dan gemerlapnya dunia ini, sebelum maut dan ajalku. Amien

Leave a Comment



Previous post:

Next post: