Baca sajak sebelumnya, ‘Buah hati (kesandung mendung bag.1)‘
Bocah berulah datang menodong
Tagih janji bapak yg tidur di siang bolong
Minta mainan seperti punya anak tetangga
Mengamuk karena bosan bermain ular tangga
Bocah menangis bersembunyi di bawah kolong
Terisak tak mengerti kenapa bapak berbohong
Minta mainan baru sejak hari rabu
Merengek karena bosan bermain bambu
Nak, sini nak! bapak punya cerita
Kisah tentang si kaya dan ‘siapa kita’
Jangan di kolong jangan rusak dinding bata
Sudah, sudah! kau hapuslah itu air mata
Kau tau kenapa orang bisa kaya?
Karena mereka buaya!
Karena mereka pencuri!
Kau tau kenapa mereka tak punya harga diri.
Kau tau kenapa orang, ‘seperti kita’?
Karena tak punya cukup pelita!
Karena tak punya cukup kesempatan!
Kau tau kenapa kita susah membeli mainan.
Kita ini orang miskin
Selalu hidup seperti lilin
Lalu menunggu redup ditiup angin
Esok nanti
Jadilah pencuri yang tak punya hati
Lebih baik tak punya harga diri daripada mati
Kau lelaki
Bersahabatlah dengan maki
Kau simpan permata, dibeli dengan daki
Kau lelaki
Berilah orang segelas susu pakai baki
Kau teguk lautan, muntahkan satu seloki
Esok nanti….
Jadilah kau buaya,
Dan jauhi mara bahaya
Jadilah kau hewan,
Dan berlagak seperti pahlawan
Jadilah kau penjilat,
Jangan akui kau seekor ‘lalat’
Jadilah kau penipu,
Jangan akui kau seorang ‘tukang sapu’
Menjadi pencuri
Untuk anak isteri
Esok nanti
Semoga kita tak lagi lagi sakit hati
(Bersambung lagi ya….)
Similar Posts:
- Anak Sekolah Minta Uang by Bradley Setiyadi (16 comments)
- Aku adalah anak sekolah Aku adalah tunas-tunas bangsa Aku adalah generasi penerus Aku adalah calon p …
- Minyak Tanah Versus Gas by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Cadangan minyak semakin berkurang Pasokan minyak juga pasti berkurang Termasuk minyak tanah Tidak ad …
- Tergadai by Bradley Setiyadi (0 comments)
- Apa yang kita miliki? Apa yang kita punya sekarang? Dari negeri yang kaya raya ini Kaya yang hanya d …
- Balada Orang Gusuran by Bradley Setiyadi (2 comments)
- Katanya kita semua sederajat Katanya tiap warga negara punya hak yang sama Katanya bumi ini milik be …
- SURAT AYAH DARI JOGJA….. by WebAdmin (0 comments)
- Hai cinta ayah…… apa kabar kalian? kalian pasti main terus ya? kejar-kejaran kesana-kemari repot …
- Sampah segala Sumpah by bayu200687 (3 comments)
- maka ketika kuucapkan selamat tinggal, padamu kutanggalkan helaihelai rambut yang memutih. bukan mel …
- Nasihat Bunda by WebAdmin (0 comments)
- Nak, jadi perempuan kita harus pintar Agar tidak mudah terpedaya rayuan gombal para pria Nak, kamu h …
- atap oh atap by mc mawan (0 comments)
- oh atap…….. kau lindungi kami dari hujan dan badai, kau lindungi dari panas mentari, kau menamab …
- kepadamu pencuri hatiku by puisi.indonezia.net (1 comments)
- kepadamu wahai pencuri cintaku// kemanapun kau lari, kemanapun kau bersembunyi; kukatakan kepadamu p …
- IBU by ngurah (0 comments)
- IBU Bu ingatkah janjiku dulu Saat sandikala perlahan datang menumpu hari Saat potongan ayam kita bub …
Last 5 posts by wizurai
- Belajar menulis, Kau mengeja - September 16th, 2008
- Anak Gunung - September 16th, 2008
- Pelita - June 16th, 2008
- Faraway - May 19th, 2008
- Buah Hati - April 29th, 2008



{ 1 comment… read it below or add one }
luv ur poet wizurai!so deep ‘n intense.keep up the good work!