Archive for July, 2008

Jika

Jika kau tetap dapat menegakkan kepala
Ketika semua milikmu lenyap dan orang mencelamu
Jika kau tetap dapat mempercayai dirimu sendiri
Ketika semua orang mencelamu
Jika kau sedang menanti dan tidak menjadi lelah karenanya
Atau membohongi kehidupan, jangan melakukan kebohongan
Atau hidup dalam kebencian, jangan membenci
Jangan berlaku terlalu baik ataupun berbicara terlalu bijak
Jika kau memiliki cita-cita dan tidak diperbudak olehnya
Jika kau dapat berfikir dan itu bukan merupakan tujuan hidupmu
Jika kau diperhadapkan pada keberhasilan dan kegagalan
Namun tetap dapat menguasai diri
Jika kau tetap dapat berpijak pada kebenaran yang kau yakini
Serta menjadikannya perangkap bagi sibodoh
Atau menatap kehidupanmu….hancur
Lalu membungkuk dan membangunnya kembali dengan peralatan bekas
Jika semua keberhasilan yang telah kau raih selama ini harus kau pertaruhkan
Dan ketika gagal, kau memulainya lagi dari awal
Dengan tanpa mengeluh sepatah katapun karenanya
Jika kau mampu menguasai hati, keberanian serta nadimu
guna mendukung tindakanmu setelah semuanya musnah
Dan tetap dapat bertahan meskipun kau tidak memiliki apapun
Kecuali semangat membara yang memaksa, “bertahanlah”
Jika kau sedang berbicara dengan banyak orang dan tetap dapat memperlihatkan jati dirimu
Atau berjalan bersama para raja dan tidak lupa diri
Jika lawan dan karib tidak mampu menyakitimu
Jika rekan kerjamu bekerja tidak dengan sepenuh hati
Jika kau dapat mengganti menit yang terhilang
Senilai enam puluh detik jarak lari
Milikmu adalah bumi dengan segala isinya
Dan lebih dari semuanya itu,
Kau akan menjadi laki-laki…..anakku.

Puisi dari Rdyrt Kplng

disadur di serpong
20 juni 1998

Sight.cla10

Popularity: 9% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 1.5 out of 5)
Loading ... Loading ...

Kesetiaan

Kesunyian mengikuti langkah kaki sang malam

Setia menanti dari ujung senja hingga diperaduan

Meski berselimutkan kedinginan

Dengan diiringi hymne kesunyian

dan hanya bersandar pada rasi bintang

Kesunyian tetap menggenggam jemari sang malam

Dengan langkah perlahan menyusuri sungai kehidupan

Melewati lembah, singgah di puncak gunung

Terbawa angin kedesa-desa

Terseret ombak ketengah samudra

Kadang hujan gerimis menemani, bahkan hujan badai sekalipun

Hembusan topan mendorong kekota besar

Berbaur dengan hiruk pikuk kehidupan

Kesunyian tetap setia mendampingi sang malam

Meski ada saatnya kemesraan itu terganggu

oleh gemuruh halilintar

dan hingar bingar kota besar

Setianya kesunyian pada sang malam

tetap tak tergoyahkan

sight-cla10

Serpong, 11-01-’03

00.15 wib

Popularity: 14% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1 out of 5)
Loading ... Loading ...

Keabadian

Kuresapi dan kunikmati sunyinya malam

Kurengkuh kegelapan dalam pelukan

Kurasakan hembusan nafasnya

Dan kucium harum aroma rambutnya

Aku pungut serpihan-serpihan bintang

Kutancapkan kedada bumi

Agar menjadi bunga kehidupan

Kureguk air suci keabadian

Dari sungai kehidupan yang dialirkan

Aku kumpulkan debu suci dari setiap perjalanan

Kugenggam dan kusatukan menjadi harapan

Yang sempat terkoyak duri tajam

Mengganggu langkah kaki disepanjang jalan

Kurangkai setiap kelopak bunga kehidupan

Menjadi untaian kalung keyakinan

Kusematkan didada dan kepala

Kusatukan kedalam nadi, mengalir bersama darah

Membalut tubuh dan jiwa

Membimbingku meresapi sunyinya malam

Menuntunku tuk memeluk kegelapan

Didalam mencari arti kehidupan.

sight-cla10

Sepong, 11 januari 2003

00.35 wib

Popularity: 12% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1 out of 5)
Loading ... Loading ...

Rembulan

Kembali aku terbentur
Didinding kesunyian
Hanya bisikan angin malam
Singgah dan lewat di telinga

Lagi aku terjatuh
Ditikam gelora rindu
Menyeruak dari dalam kalbu
Menyumpah serapah pada waktu

Kuamati detak detik jarum jam
Sepertinya teramat lambat
Ingin kuputar dan kupacu
Jarak dan lari sang waktu

Meski terasa begitu lama
Aku kan selalu setia
Menanti rembulan yang kurindu
Menyinari ruang kalbuku.

sight.cla10

serpong, 12 Oktober 1999
19.35 wib.

Popularity: 10% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5 out of 5)
Loading ... Loading ...

Ingin Aku

Melintas di depan mata

Bayangan seraut waja

Biasa……

Tapi membuatku gila

Kemanapun aku pergi

Selalu saja mengikuti

Kearah mana kulangkahkan kaki

Selalu saja membayangi

Bayangan seraut wajah

Begitu erat melekat

Membuatku serba salah

Tak henti lewat dijidat

Ingin aku membelai lagi

Rambut hitam dan jemari

Ingin kupeluk erat-erat

Hingga hatiku menjadi hangat

Sight_cla10

Serpong, 15-10-1999

17.29 wib

Popularity: 11% [?]

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 4.4 out of 5)
Loading ... Loading ...