Hampa

aku terjerumus dalam sepi

yang kau genangi dengan tawa

tatapmu tak ada suka tak ada luka

hambar

kenapa tak bicara?

aku makin terperosok dalam gelap

yang kau warnai dengan gundah

kalut

cinta yang kujaga sedemikian rupa

berakhir sebagai seonggok

dilema

kenapa kau diam saja?

Last 5 posts by Kiki Febriyanti

Popularity: 6% [?]


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 3 out of 5)
Loading ... Loading ...

4 Responses to “Hampa”

  • 1
    poreto Says:

    hmm…agak aneh di akhir baris…

  • 2
    Silentist Says:

    nice…sepertinya mengumpulkan kepingan hati yang terbungkus oleh ketidakmampuan….nice bgt..^_^

  • 3
    bebe Says:

    adalah aku yang akan slalu mencintaimu
    adalah aku yang akan selalu rindu
    tapi aku harus pergi demi orang yang kau cinta
    aku harus hilang demi orang yang kau sayang

    kenanglah aku seperti kau mengenang masa lalumu yang indah
    ingatlah aku dalam sedih dan tangismu
    bermimpilah yang indah saat tidurmu
    dan tersemyumlah kala pajar datang
    bila gelap malam menjelang tetaplah menjadi BINTANG KECILKU yang cantik
    niscaya aku akan selalu bahagia.

  • 4
    yudha yuliardi Says:

    Tiba-tiba saja aku menjadi kepingan yang terserpih…

Leave a Reply


Tautan komentar adalah nofollow free.
66 views