Di Bayang Wajahmu

Melalui senja ini,

dalam temaram cahaya matahari

kulihat guratan hatimu terukir

untuk mengatakan sebuah kata.

Kata yang lepas, bebas seperti rajawali yang terbang tinggi

dan suci seperti api malam menyibakan kabut dingin.

Dibayang wajahmu, kulihat segurat senyum

lambaian kasih yang tegar dan tiada gentar menjelang

gelap malam yang mulai membayang.

Dalam temaram senja ini, kulihat pelita matamu

memancarkan harapan-harapan manusiawi yang suci

untuk dunia yang cedera, letih dan penuh kepalsuan.

Sebelum senja ini beranjak gelap, engkau sapa pejalan ini

dengan senyum mu sembari engkau berkata

“dunia ini masih membutuhkan para pejalan sepertimu,

agar tempat-tempat hidup ini menyandarkan maknanya

dapat engkau ceritakan kepada mereka yang masih setia

dan mencintai hidup”

Sejenak aku lihat, temaram senja pun menjadi gelap,

engkau pergi bersama cahaya matahari yang lepas dari cakrawala.

Kemudian sepi mulai bertahta untuk malam-malam yang aneh.

(mengenang dian, jogjakarta Mei 2006)

Last 5 posts by katjha

Popularity: 5% [?]


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

5 Responses to “Di Bayang Wajahmu”

  • 1
    taufan Says:

    wow puisinya romantis bro ….. ada semangat tuk mencintai …. ada ketegaran ….
    wuih …. apalagi ni dipersmbahkan tuk seseorang ….. selamat aja buat “dian”
    sampai mendapat tempat untuk imajinasi sang penyair ….. salut

  • 2
    sukma Says:

    akhir2 ini gua ngikutin tiap puisi yg ditulis penyair ini, ada beraneka makna yg ingin disampaikan. kadang terasa gamang, bergairah, ragu, penuh semangat, melankolis ….. tapi gua suka puisi2 nya ….. secara pribadi mungkin gua pengen kenal …… tp setidaknya gua dah ngikutin karyanya …… salam kenal

    - sukma -

  • 3
    poreto Says:

    asik juga…

  • 4
    erickh Says:

    … betoel2 … emang romntez, ada ketegaranya jg yang jarang terdapat pada puisi romantik yang kebanyakan cengeng dan picisan.gua rasa ada kedewasaan dalam memndang cinta dan kehedupan etu sendere …. aku angkat topi tuk penyaernya …eh salah angkat helm ni, datangny kan aku ga pake topi tapi pake helm … hehehe

  • 5
    Andy NieGy Says:

    bukan titik yang membuat tinta.
    tapi tinta yang membuat titik.
    bukan cantik yang membuat cinta.
    tapi cinta yang membuat cantik.
    genta bukanlah genta kalau belum dibunyikan.
    lagu bukanlah lagu kalau belum dinyanyikan.
    cinta bukanlah cinta kalau belum dipersembahkan.

Leave a Reply


Tautan komentar adalah nofollow free.
216 views