June 2008

dian, jangan pernah takut!

June 26, 2008

kala rindu meraja bagai pundik bara merah tua lalu datang dan memanggil pulang aku terhanyut dalam kebingungan dalam satu hati yang tak kunjung hilang adakah rindu itu datang lalu musnah begitu saja seperti tak pernah terjadi apa-apa antara aku dan kau yang dulu begitu satu tapi kini entah apa yang membuatnya hilang dian-dian,, jangan pernah takut! takut [...]

Read the full article →

Berpalinglah

June 26, 2008

aku hanyalah buih yang terhempas di tengah fana mencari pelangi yang lalu kau sebut elegi berpalinglah kau yang mendamba sejati karena hatiku terlalu naif untuk kau genangi

Read the full article →

Hampa

June 20, 2008

aku terjerumus dalam sepi yang kau genangi dengan tawa tatapmu tak ada suka tak ada luka hambar kenapa tak bicara? aku makin terperosok dalam gelap yang kau warnai dengan gundah kalut cinta yang kujaga sedemikian rupa berakhir sebagai seonggok dilema kenapa kau diam saja?

Read the full article →

Dari ”a” sampai ”z”

June 19, 2008

Apa yang ada di hati dan benak ini? Garis-garis putih, ini kepak-kepak masa lalu Mata indahmu berbinar Kuteguk resah-resah Bermimpi  tentang  titian, ujung-ujung  sampai  putaran waktu Aku tak mau sadar , Kau begitu harum menjelma dalam air terjun gemercik parasmu Kutiup desahan nafasku sampai ruhku terlempar  halus , melayang – layang………tipis Tak tergeletak tapi bergulung [...]

Read the full article →

Dunia Setelah Kata

June 19, 2008

Hening … Sepi …. Bersambut dengan kata-kata terucap. Kemudian sepi …. Tiada yang berubah di sini, hanya sepenggal waktu berlalu merambat terus, merangkak, berdiri untuk mengatakan beban-beban makna. Setelah kata …. Adalah berharap makna, tanpa kata hidup tak akan bisa menceritakan jalannya. Setelah kata adalah rembulan yang bersinar lembut, setelah kata adalah sesuatu yang bernama, [...]

Read the full article →

Pelita

June 16, 2008

………………A ………..aku ..ingin menyala …benderang ..meski mentari ..tak tergantikan ..dibawa bulan …tinggalkan ..siang ! Aku ini pelita Walau setitik Bintik terang. Kau ini dunia Walau sebutir Kecil tak ada. Aku ini lelaki Hidup dimaki Sendiri di sini. Menjaga bumi Dari gelapNya Hilang mentari Dibawa bulan. Sambut diriku Bersama tarian Awan telanjang. Aku ini pelita dan [...]

Read the full article →

satu canda buat dia

June 12, 2008

matahari tertawa turun kebumi lihat diri ku yg dilanda mabuknya cinta ku minta tolong bakar sisa2 nafas masa lalu kemudian rangkai rembulan diufuk timur tapi pindahkan agar ia terbit di ufuk barat ahhh… tak perlu takut akan akhir semua jadi bahagia semua yg tertutupi akan terlihat tak ada samar tak ada mega dan juga hanya [...]

Read the full article →

ungkapan hati

June 12, 2008

daun gugur yg mendengar langkahku angin yg berhembus yg mendengar detak jantung ku katakan padanya aku merindukan lamunan merindukan tawanya aku mencintainya melebihi apa pun melebihi mentari terik melebihi purnama temaram tapi tak selebih mencintai pencipta wujud

Read the full article →

Sayap patah

June 12, 2008

Sayap2 aku yang patah… Aku bentangkan dengan jiwa terluka kucoba paksakan namun angin begitu kuat… aku mulai sadar begitu sempurna purnamaku… Aku jalan merangkak kelangit hanya tertatih dan melayang… jauh diatas kau tak tersentuh… kubalutkan luka sayapku… Ku tunggu angin reda diudara berdiri dipunggung merindukan bulan berharap menemukan satu jarum diantara ribuan jerami… oh takdirlah [...]

Read the full article →

pada dia yg selalu

June 11, 2008

kisah dalam mimpi kususun walau aku terjaga walau seribu jarum menusuk jantung buat diriku terdiam pada pola tingkahnya makhluk itu adalah indah ciptaan surgawi yg mengetuk sanubari yg membuat ku tersenyum suaranya tak membuat ku gentar parasnya membuat ku gemetar pada hari yg kulalui dia membuatku lupa pada luka perihnya yg kutanggalkan darahnya yg kukeringkan [...]

Read the full article →

Page 1 of 212