Buah Hati


Puisi ini ditulis oleh pada
29 April 2008 dengan 1 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

geram si bocah pada khayalnya
merengek campakan tangis dalam kelambu
bangun berlari lalu terjatuh minta dibeli
menyusut merangkul lutut di depan bale

pagi cerah menunggu teman sebaya
mengukur kebun buat mainan dari bambu
tertawa haha! sambil semua bertingkah geli
merambat senang gembira sampai tibanya sore

‘Aduh emak’ si bocah terlambat takut ditanya
menggoda bercerita ada si gila mencuri jambu
berbohong tentang hari karena takut dimarahi
emak pergi tahu kenapa si bocah terus mengoceh

pulang magrib lampu lampu sudah menyala
pergi mandi lalu menyantap semangkuk sayur labu
‘emak!’ hari ini Zuhrie tidak berkelahi
‘emak’ hari ini Zuhrie tidak bermain becek

wizurai

Torehan puisi-puisi lainya :

    Cinta Adalah Saya by Bitaz (0 comments)
    Seseorang pernah menghampiri saya Kemudian ia bertanya dengan tiba-tiba Katanya, apa itu cinta? Saya …

    aku takut,aku menyakiti by teguh86 (0 comments)
    aku takut mencintai engkau bukan karena ku tak dapat mencintai tapi aku takut ketika cinta ini tak d …

    Aku diantara mereka by WebAdmin (4 comments)
    Ketika mereka berbicara tentang cinta, Aku hanya bisa diam membisu Ketika mereka bicara tentang kese …

    ESOK NANTI (kesandung mendung bag.2) by wizurai (1 comments)
    Baca sajak sebelumnya, ‘Buah hati (kesandung mendung bag.1)’ Bocah berulah datang menodong Tagih jan …

    Kampung Mantra by wizurai (3 comments)
    ‘Pedang’ meladang parang ‘kapak’ menapak tapak ‘galah’ membelah kalah ‘bocah’ memecah lincah ‘kampun …

    Di Titik Pertemuan by WebAdmin (0 comments)
    Langkahku berirama menjemput pesan singkat dan sebuah titik pertemuan ketika malam masih bercumbu de …

    dian, jangan pernah takut! by sonyputra (3 comments)
    kala rindu meraja bagai pundik bara merah tua lalu datang dan memanggil pulang aku terhanyut dalam …

    Di Ujung Penginapan Betlehem by WebAdmin (0 comments)
    Aku lelah, aduh jangan ganggu aku Keledaimu bau sekali dan nyonya hamilmu jangan masuk di sini Aku h …

    Dalam Kamar by WebAdmin (0 comments)
    berjeruji hari kelam berteman dengan lampu-lampu yang enggan bersinar aku sendiri tangisi setiap tar …

    Dalam Kamar by WebAdmin (1 comments)
    berjeruji hari kelam berteman dengan lampu-lampu yang enggan bersinar aku sendiri tangisi setiap tar …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Free Poem

Comments (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. ESOK NANTI (kesandung mendung bag.2) | #puisi.org | 15 July 2008

Leave a Reply