kamu

by Ivan W Firianz on April 8, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 3.80 out of 5)
Loading ... Loading ...

kamu cantik

kamu anggun

bening matamu juga indah

sayang!!!

kamu juga bukan miliku

Similar Posts:

    Peduli Setan by Kiki Febriyanti (3 comments)
    kamu yang tahuntahun belakang bergumul dalam waktuku katamu kangen aku katamu sayang aku katamu pedu …
    Patah Hati by WebAdmin (0 comments)
    Aku bukan siapa-siapa Aku tidak cantik Aku tidak tinggi Aku tidak pintar Aku juga tidak seksi Tapi a …
    “karena kamu” by hemas (0 comments)
    sayang… aku di sini cinta ini masuk ke dalam hidupku cinta ini juga membuatku lemah senang… sedi …
    Kembali ke Ibu by WebAdmin (5 comments)
    Original poetry to : bungamatahari@yahoogroups.com From : Bintang Tajryani (endang_opriana@yahoo.com …
    Sebelum kamu membuka matamu by Just_ste (0 comments)
    ada waktunya kamu mencoba berbicara sendiri dengan jiwa dan raga 1000 lebih hari telah kamu lewati 1 …
    Maafku Untuk Cinta Pertama by WebAdmin (0 comments)
    begitu sayangnya kamu padaku begitupun diriku padamu tapi ku pergi tinggalkanmu karena perbedaan,,bu …
    Memutus Asa by WebAdmin (0 comments)
    Hiruk tak lagi pikuk Malam kembali temaram Sekat senja terus turun, capai tanah dunia Tak lama muncu …
    DiaRy BiRu by Argie (0 comments)
    Kupungut sisa-sisa kata yang masih tercecer Dibuku diary lima tahun lalu… Ada banyak namamu hiasi …
    Merindu bidadari kecil by WebAdmin (0 comments)
    kau pasti tahu aku terpenjara di antara bulat 2 bola matamu kau pasti tahu tawa kecilmu mendera mimp …
    Suatu Saat Nanti by baskorodj (0 comments)
    Sekarang.. Kamu bisa menolak Kamu bisa membenci Kamu bisa mempermainkan Kamu bisa menuduh Kamu bisa …

{ 1 comment… read it below or add one }

Matroni May 10, 2008 at 10:07 am

Sajak-Sajak: Matroni el-Moezany*

Dikejauhan Sana

dikejauhan sana

kuberkelana dalam jahitan airmata

menutupi segala semesta

mengarungi jalanan rasa

habis waktu dalam tepi

hingga kutenggelam ke dasar malam

Yogyakarta, 2008

Di Tepi Senja

di tepi senyum kududuk

merajai kata

sementara resah

melihat jauh yang begitu lepas

Ada yang lewat udara

lewat rasa

lewat muka

Aku terus berdiam meratapi kelepasan

menghiasi ketertinggalan

Aku tak mengerti

apakah karena dosa atau cahaya tuhan

hingga tak diinginkan pergi dalam lepas

Aku Tak Mengerti, mungkinkah?

Yogyakarta, 2008

Diam

Berminggu kuberdiam

Dengan pisau di jiwa

Dengan kata dicakrawala

Dengan senyum di mata

Dengan rumpun bahasa

Menyelam mencari dasar arti

Yang mungkin lekat pada batu-batu

Yogyakarta, 2008

Kuingin Lepas dari Kata

buat R.D

aku ingin lepas

dari katamu yang menjijikkan itu

hingga kau tak berkata pada siapa pun

kecuali pada diri yang satu

Terimah kasih kau tahu tentang malam

yang aku resahkan selama ini

Selama kau terselip dalam kenihil-an

kau hanya diam, andai aku tahu itu

sungguh kumerasa kecewa

bahkan kulepas

buat apa menyimpan kata

yang menjijikkan

untuk kau sampaikan pada cahaya

Kejujuran adalah puisi

keterdiaman sungguh menjijikan

apa kau tak mengerti?

Pastilah kau tak mengerti

dalam matamu yang lembut bagai malam

terimah kasih kau tahu tentang malamku!

Yogyakarta, 2008

Semesta Satu, Menangis Satu,

Menjadi Aku

Ketika aku menuju bulan pertama

langit menjerit dan muntah-muntah

dan kau menjanjikan untuk singgah

Bis datang terisi beribu dendam

pada bangsa yang diam

langit suram, tiada lagi sosok merayu

kudengarkan satu puisi, untukmu

untuk seluruh hidupmu

ada air mengalir, darah yang anyir

akhirnya air…air… air…yang melarutkan semua zaman

melahirkan kezaliman, putus di pucuk cemara

kau selalu malu menemui rindu

yang dikandung batu

Lalu, kutegaskan senangis jerit

waktu yang larut dalam Satu

cakrawala senja menjadi saja

semesta satu, menangis satu

menjadi aku yang satu

Yogyakarta, 2007

*Penulis kelahiran Sumenep 03 Maret 1985, aktif di Forum Sastra Pesantren Indonesia (FSPI), tulisannya sering bermunculan di media lokal maupun nasional, seperti Suara Pembaruan, Sindo, Swara Karya, Sinar Harapan, Merapi, Minggu Pagi, Solo Pos, Harian Joglo Semar, Lampung Post, Surabaya Post, Surya, Radar Madura, Majalah Muslimah dan Majalah Bakti.

HP; 081703775741

Leave a Comment

{ 1 trackback }



Previous post:

Next post: