Kampung Mantra


Puisi ini ditulis oleh pada
26 March 2008 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (21 votes, average: 3.52 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

‘Pedang’ meladang parang
‘kapak’ menapak tapak
‘galah’ membelah kalah
‘bocah’ memecah lincah

‘kampung’ dikurung gunung
‘sawah’ di bawah kawah
‘lumbung’ menggembung cembung
‘padi’ menjadi kendi

kapak kapak selicin pedang
banyak dipakai orang

bocah bocah bermain galah
berkelahi tak mau mengalah

sawah sawah melengkung di kampung
berkumpul di kaki gunung

padi padi menggunung di lumbung
di lambung hama pak tani murung

Torehan puisi-puisi lainya :

    Jungkir Balik by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Jakarta kebanjiran Gunungkidul kekeringan Lapangan golf kian banyak Sawah-sawah banyak yang digusur …

    Buah Hati by wizurai (1 comments)
    geram si bocah pada khayalnya merengek campakan tangis dalam kelambu bangun berlari lalu terjatuh mi …

    Surat Dari Kampung Sembilan by Akmal MR (0 comments)
    Oleh Akmal MR Tak ingin kau basuh wajah di tanah ini, anakku? tujuh luka telah tertancap pada hati …

    Perempuanku by katjha (0 comments)
    Bukan musim tanam padi, engkau datang dan memalingkan muka terdiri di pematang sawah kering, seulas …

    ESOK NANTI (kesandung mendung bag.2) by wizurai (1 comments)
    Baca sajak sebelumnya, ‘Buah hati (kesandung mendung bag.1)’ Bocah berulah datang menodong Tagih jan …

    Hanya Omongan by Bradley Setiyadi (0 comments)
    Negeri kita kaya raya Alamnya subur Lautnya luas Penduduknya banyak Kekayaannya melimpah Negeri ini …

    Sepeda Ontel by Bradley Setiyadi (3 comments)
    Kendaraan klasik Tanpa bahan bakar Anti polusi Menyehatkan Menyenangkan Menemani menyusuri pedesaan …

    Untukmu Kekasih by Safira (0 comments)
    Raga Banyak hal telah kaulalui Banyak yang telah terjadi Dari kanak-kanak, muda, beranjak dewasa Jiw …

    gunung tengah laut by chras dini sabewa (0 comments)
    kau tunjukkan lekuk-lekuk gunung di balik gemawan di kotamu dari bibir pantai yang merayapkan ombak …

    Ke Kota by Bradley Setiyadi (2 comments)
    Jenuh dengan kehidupan desa Tiada kemajuan Tiada harapan Tiada cita-cita Tiada lapangan kerja Hanya …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Alam

Comments (3)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. shinta says:

    bahasanya kompak banget, dan mudah didengrkan tapi sulit diartikan?????

  2. KunangKuning says:

    Wizuraiii… Puisimu indah! Dgn kata2 sederhana km lukis suatu kampung shg aq bs membayangkan, merasai suasana kampung dan hal2 yg biasa menjadi lbh berkesan dan menarik. Pilihan kata2mu bgitu teliti dan trasa mengalir. Pintar.
    Km mengingatkanku pada puisi Remy silado.

  3. elbi says:

    pilihan katanya sungguh bagus. ibarat makanan, bukan hanya bergizi, tapi penyajiannya juga mengundang selera.

Leave a Reply