HUJAN


Puisi ini ditulis oleh pada
24 March 2008 dengan 3 Komentar
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (6 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Strict Standards: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, non-static method SimilarPosts::execute() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/post-plugin-library/common_functions.php on line 586

Strict Standards: Non-static method SimilarPosts::check_post_plugin_library() should not be called statically in /home/puisi/public_html/wp-content/plugins/similar-posts/similar-posts.php on line 57

Mungkin sekarang memang sudah waktunya berganti musim,
Hari mulai hujan terus,
Didahului dengan langit hitam kelam.
Ada sedikit rasa takut dalam diriku.

Sendiri…
Kesepian…
Kemudian turunlah hujan,
Manusia dengan sejuta kegagahannya,
Menjadi tidak berarti apa-apa disaat hujan,
Hanya bisa diam,
Mungkin merenung.
Banyak memori yang tiba-tiba keluar,
Berloncatan disaat hujan,
Sejuta kenangan yang tanpa permisi
Memenuhi seluruh isi Kepala.
Perasaan-perasaan yang hanya di dapat
Pada saat hujan turun.

Hujan deras,
Ada yang memilih mencermati,
Mengagumi, membiarkan diri
Beristirahat sejenak dari hiruk pikuk dunia.
Ada juga yang marah karena aktivitasnya terhenti.
Terputus dari sesuatu yang disebut dengan peradaban,

Sebagian merasa takut,
Merasa hujan seperti badai yang menghampiri
Seluruh hidupnya.
Kadang seseorang merasakan ketiganya…

Tetapi Sore ini,
Entah mengapa hujan menjadi punya makna,
Selalu ada pelangi setelah hujan,
Awan selalu kembali cerah,
Anak kecil, tukang jualan, hingga para
Pekerja kembali memenuhi jalanan.

Hujan ternyata bukan untuk selamanya,
Kadang memang panjang,
Kadang teramat panjang.
Tapi semua itu kembali normal,
Masih ada kehidupan setelah hujan…

Masalah itu ibarat hujan,
Betapa pun berat,
Betapa pun sakit,
Menyesakan,
Membuat mual dan ingin muntah.

Suatu hari…
Pasti akan berakhir
Bersabar, menunggu, mungkin merenung.
Sambil menanti hujan usai
Tidak perlu menembus derasnya hujan,
MEmbiarkan diri bertambah sakit
Atau basah kuyup.

Sedikit lagi….
Matahari akan kembali bersinar.
Sedikit lagi…
Keceriaan akan kembali mengisi hari.
Sedikit lagi…

Torehan puisi-puisi lainya :

    Hujan by anak_hilang (1 comments)
    Mungkin sekarang memang sudah waktunya berganti musim Hari mulai hujan terus Didahului dengan langit …

    Romantisme Hujan by WebAdmin (0 comments)
    Mendekatlah sebentar… Hujan memenjarakan rasa dalam gigil Angin meronakan puitika atas tiap tetesn …

    bangku bamboo panjang.. by Clare (0 comments)
    bangku bamboo panjang.. topang kakek dan si putri kadang bamboo ditinggal berdua mereka berjalan kea …

    Hujan by alang (0 comments)
    kau buyarkan lamunan cermin yang teduh kini bergolak gelombang-gelombang tak berirama . . . mulai ku …

    Rasa dan Rumit by koentomo (1 comments)
    Rangkaian rasa terangkai dengan lugas.. Meranum bersama waktu.. Tumbuh besar berbarengan dengan cand …

    Senyuman yang Mengingatkanku by WebAdmin (0 comments)
    waktu tidak akan pernah menghilang jika kau memiliki senyuman yang membuatku mengingat akan dirimu s …

    Sakit by WebAdmin (0 comments)
    mengapa disaat kulewati jalan ini kuteringat bayangmu kenangan yang indah saat kita bersama seakan h …

    Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia by WebAdmin (0 comments)
    Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu saat kau membacakan baris-baris kasih sayang kepa …

    hidup untuk berjuang, berjuang untuk hidup by satoe9 (1 comments)
    sesaat tercekat batinku buyarkan seluruh lamun perjalananku perhatikan selarik jalan sempit seorang …

    Aku Kan Segera Pulang by fajargietmartha (3 comments)
    Mungkin aku harus pulang, menata pagi membenahi senja yang kutinggalkan dikelopak kamboja dinisan ke …

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Category: Alam

Comments (3)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Wichhh bagus puisi suasana pas yg sekarang lagi hujan hujan dikit sembari nunggu hujan reda, berkunjung.
    Terimakasih

  2. mas tuker link yua mas

Leave a Reply