Kembang Turi

by katjha on March 10, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Desau angin

tak lagi semilir, menyentak

mengugurkan tegaknya sosokmu

dalam deraan panas padang persawahan.

Kembang turi gugur ke tanah kering

menggelepar sebagai sebuah kerinduan

kepada tanah yang selalu menjanjikan

tunas-tunas bagi biji-biji yang terpilih

untuk tegak kembali sebagai pohon baru.

Jika ini adalah sebuah monolog

engkau berkata ; terimalah guguran sosokku,

sebagai lambang kecintaan yang tak terperi

oleh segala sesuatu yang masih material,

ini adalah alur kehidupan yang selalu ingin kujelang.

Diantara tanah kering dan sengatan matahari

engkau relakan sebuah hidup,

untuk kehidupan yang lebih besar lagi.

(Jogjakarta, Maret 2008)

Similar Posts:

    Lentera Akhir Malam by katjha (4 comments)
    Sepi …. hening dalam gelap dan udara malam yang dingin berhembus angin yang berbisik suara-suara d …
    Kidung Asmarandana untuk “ANN” by katjha (0 comments)
    kepada Ann …. lantunan kidungku ini, bukan sebagai pengobat rindu yang mengharap belas kasihmu. ki …
    Sajak-sajak untuk puteriku: CAHAYA "atta" HASTASURYA by WebAdmin (0 comments)
    CAHAYA HASTASURYA lengking tangismu memecah pagi subuh sebagai cahaya harapku yang tumbuh menjadi fa …
    Yang Pergi Tanpa Melambaikan Tangan by katjha (0 comments)
    Hanyut dalam euphoria lantunan musik untuk menutup perjamuan hari itu, semua bubar melangkah pergi m …
    Sebuah Perjalanan by katjha (0 comments)
    Kepada Sebuah Lentera pagi ini kusambut dengan geliat enggan, dengan mataku yang malas, dan dera naf …
    Ibu by WebAdmin (0 comments)
    9 bulan aku singgah dirahimmu 9 bulan aku menanti hadirnya hari baru do’a mu adalah masa depan ku ai …
    Biarkan Hujan Itu Menanti by katjha (0 comments)
    Sebuah sore, dengan aku, dia dan desir angin yang mulai menepi. masih terlalu sepi untuk sebuah perj …
    CINTA (III) by WebAdmin (15 comments)
    Kelmarin aku berdiri berdekatan pintu gerbang sebuah rumah ibadat dan bertanya kepada manusia yang l …
    Dan Kereta itu Berangkat by katjha (2 comments)
    Di keremangan senja ini kau tatap aku sejenak, angin bertiup sepoi, langit memerah, membuka ruang ke …
    Perempuanku by katjha (0 comments)
    Bukan musim tanam padi, engkau datang dan memalingkan muka terdiri di pematang sawah kering, seulas …

Last 5 posts by katjha

Leave a Comment



Previous post:

Next post: