Sajak Bulan Mei 1998 di Indonesia

by WebAdmin on March 4, 2008

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...

Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja
Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan
Amarah merajalela tanpa alamat
Kelakuan muncul dari sampah kehidupan
Pikiran kusut membentur simpul-simpul sejarah

O, zaman edan!
O, malam kelam pikiran insan!
Koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan
Kitab undang-undang tergeletak di selokan
Kepastian hidup terhuyung-huyung dalam comberan

O, tatawarna fatamorgana kekuasaan!
O, sihir berkilauan dari mahkota raja-raja!
Dari sejak zaman Ibrahim dan Musa
Allah selalu mengingatkan
bahwa hukum harus lebih tinggi
dari ketinggian para politisi, raja-raja, dan tentara

O, kebingungan yang muncul dari kabut ketakutan!
O, rasa putus asa yang terbentur sangkur!
Berhentilah mencari Ratu Adil!
Ratu Adil itu tidak ada. Ratu Adil itu tipu daya!
Apa yang harus kita tegakkan bersama
adalah Hukum Adil
Hukum Adil adalah bintang pedoman di dalam prahara

Bau anyir darah yang kini memenuhi udara
menjadi saksi yang akan berkata:
Apabila pemerintah sudah menjarah Daulat Rakyat
apabila cukong-cukong sudah menjarah ekonomi bangsa
apabila aparat keamanan sudah menjarah keamanan
maka rakyat yang tertekan akan mencontoh penguasa
lalu menjadi penjarah di pasar dan jalan raya

Wahai, penguasa dunia yang fana!
Wahai, jiwa yang tertenung sihir tahta!
Apakah masih buta dan tuli di dalam hati?
Apakah masih akan menipu diri sendiri?
Apabila saran akal sehat kamu remehkan
berarti pintu untuk pikiran-pikiran kalap
yang akan muncul dari sudut-sudut gelap
telah kamu bukakan!

Cadar kabut duka cita menutup wajah Ibu Pertiwi
Airmata mengalir dari sajakku ini.

======
Sajak ini dibuat di Jakarta pada tanggal 17 Mei 1998 dan
dibacakan Rendra di DPR pada tanggal 18 Mei 1998

Similar Posts:

    Pamflet Cinta by WebAdmin (0 comments)
    Ma, nyamperin matahari dari satu sisi. Memandang wajahmu dari segenap jurusan. Aku menyaksikan zaman …
    tentang 22 Desember by S Aman BS (0 comments)
    “untuk dik Yun” suatu kali kau merajuk saat sebuah tanggal terlewatkan suatu kali kau bersedih saat …
    Dimiliki dan Memiliki Sepenuhnya by dr.Kartika Honggo (0 comments)
    Detik – detik waktu di kamarku Membangunkanku tetap terjaga Dipanggilnya aku oleh sang bulan Dudu …
    Di Ujung Penginapan Betlehem by WebAdmin (0 comments)
    Aku lelah, aduh jangan ganggu aku Keledaimu bau sekali dan nyonya hamilmu jangan masuk di sini Aku h …
    Cinta : sebuah karya dari khalil gibran by chaoticrubben (185 comments)
    kenapa kita menutup mata ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan? itu kare …
    BUANG SAJA CINTAMU! by WebAdmin (0 comments)
    terbakarlah…biar terbakar! semua rautmu dalam kanvas hidupku semua desah nafasmu dalam relung hati …
    :::::…..CINTA TAK HARUS MEMILIKI…..::::: by WebAdmin (24 comments)
    cinta adalah air mata: air mata kesedihan, air mata kebahagiaan namun, cinta itu telah cukup untuk c …
    Interupsi Tingkat Tinggi by Bradley Setiyadi (1 comments)
    Aku ingin interupsi Aku ingin menyela Aku ingin menyanggah Aku ingin membantah Aku ingin menuntut Ak …
    Aku Rindu Kamu by WebAdmin (2 comments)
    Hari-hariku yang sepi aku rindu kamu, Apakah kamu tau itu? Malam yang sunyi memeluk jiwaku yang gund …
    Ingin Email Gratis 6 GB ? by WebAdmin (2 comments)
    Dear, kawan….. Sebagai salah satu rasa terima kasih kami kepada para kontributor yang sudah ikut a …

Last 5 posts by WebAdmin

Leave a Comment



Previous post:

Next post: